Mengatasi Penyakit Mata Dengan Kacamata

Penyakit mata yang bisa diatasi dengan kacamata merupakan penyakit mata yang paling sering kita ketahui, bahkan sebagian dari kita menganggapnya sebagai hal yang wajar baik karena faktor usia maupun gaya hidup seperti rabun jauh, rabun dekat atau silinder. Namun tahukah Anda perbedaan yang terjadi pada kondisi mata dengan silinder, rabun dekat dan rabun dekat? Berikut ini, kami akan memberikan gambaran tentang perbedaan ketiga penyakit mata yang paling sering kami alami.

Mata Minus

Mata minus disebabkan oleh kondisi kornea yang memiliki kelengkungan lebih pendek dan bola mata yang memiliki sumbu terlalu panjang. Penyakit ini cenderung meningkat (minus) seringkali pertumbuhan kita, dengan semakin tinggi ukuran tubuh maka minus yang kita miliki akan bertambah. Penyakit ini bisa disembuhkan dengan operasi lasik. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menghambat kenaikan minus secara cepat baik dengan kacamata maupun dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung karoten.

Penyebab:

1. Terlalu lama beraktivitas di dalam ruangan

Pencahayaan dalam ruangan umumnya lebih gelap daripada cahaya alami di luar. Hal ini kemudian membuat mata lelah dalam waktu yang lama. Penelitian menunjukkan bahwa menghabiskan waktu di luar ruangan dapat mengurangi risiko rabun jauh. Namun, jika keadaan membutuhkan aktivitas di dalam ruangan, maka usahakan untuk mengatur pencahayaan ruangan sebaik mungkin agar tidak merusak mata.

2. Keturunan

Penyebab mata mіnus yang mungkіn tіdak dіsadarі adalah faktor keturunan. Apakah orang tua memiliki mata minus? Jika demikian, gangguan mata ini bisa berkurang. Apalagi jika kedua orang tuanya memiliki mata minus, maka risikonya meningkat.

3. Kebiasaan membaca dan bermain gadget

Sadarilah bahwa kebiasaan membaca dan bermain gadget di tempat gelap serta menatap terlalu dekat bisa membuat penglihatan panjang menjadi kabur. Ini adalah salah satu penyebab paling umum dari mata minus.

Silinder

Jika mata minus disebabkan oleh kelengkungan kornea yang pendek, maka silinder disebabkan kornea memiliki ukuran horizontal dan vertikal yang berbeda. Selain faktor keturunan, gaya hidup kita juga dapat menyebabkan ukuran kornea horizontal dan vertikal menjadi berbeda. Kita bisa menghentikan penyakit ini berkembang dengan menggunakan kaca mata yang sesuai dengan ukuran tabung kita. Jadi buat sobat yang mengalami silinder, gunakan kacamata yang sesuai agar silinder kita tidak bertambah.

Penyebab:

* Keturunan (Genetik) Terutama pada silinder besar (diatas 1,5 diopter)

 * Extra Lighting: (TV, Komputer) dan arah cahaya ke jaringan mata

* Penyakit mata tertentu, misalnya:

– Bentuk keratoconus / kornea

 – Ptosis / kelopak mata terkulai / kesulitan membuka kelopak mata bagian atas

 – bisul di kelopak mata

– Pasca operasi

– Pasca trauma / kecelakaan

Rabun Jauh

Rabun jauh terjadi karena kornea di mata terlalu datar sehingga cahaya yang masuk ke mata tidak jatuh pada detailnya melainkan jauh di belakang. Penyakit ini menyebabkan penderitanya tidak dapat melihat objek dengan fokus dari jarak dekat. Pasien membutuhkan jarak lebih jauh untuk memfokuskan penglihatan mereka. Orang dengan rabun jauh tidak dapat melihat objek yang jauh dari mereka dengan jelas. Rabun jauh ini disebabkan oleh lensa yang terlalu tebal dan cembung sehingga sulit untuk diatur agar bisa diratakan. Penyebab lainnya adalah bola mata berbentuk oval dan bayangan jatuh di depan retina. Untuk mengatasinya, penderita rabun jauh menggunakan kacamata bermata cekung agar gambar bisa jatuh tepat di retina. Bіasanya orang yang serіng melіhat terlalu dekat mengalamі gangguan іnі, sepertі penjahіt. Terlalu sering berada di depan layar juga bisa menjadi salah satu penyebab miopia.

Leave a Comment

Exit mobile version