Kenali 6 Manfaat Suntik Vitamin C

Salah satu jenis nutrisi yang paling dikenal oleh masyarakat kita adalah vitamin C. sebagian besar dari kita mengenal jenis gizi ini untuk mengatasi dan mencegah sariawan. Tetapi sebenarnya, tubuh masih akan mendapatkan sejuta manfaat darinya tanpa anda sadari sama sekali.

Bahkan kini sudah terdapat cara lain untuk mendapatkan asupan vitamin C dengan kadar tertentu, yaitu melalui suntikan. Di Amerika Serikat sendiri, cara ini sudah mendapatkan persetujuan dari FDA (Food and Drug Administration) untuk mengatasi defisiensi vitamin C, bersama dengan mengobati luka serius dari trauma atau luka bakar.

Sementara di Indonesia, anda pun sudah bisa menemukan suntikan vitamin C yang berlabel BPOM. Artinya, Badan Pengawas Obat dan Minuman kita sudah memperbolehkannya selama masih diawasi oleh para ahli kesehatan.

Lantas, apakah boleh mengonsumsi vitamin C melalui makanan? Tentu saja boleh, bahkan lebih disarankan. Tetapi bagi anda yang ingin meningkatkan asupannya demi terhindar dari defisiensi, atau tengah menjalani pengobatan tertentu, maka suntikan vitamin C bisa menjadi cara terbaik untuk anda lakukan.

Apapun alasannya, jika anda berpikir untuk mendapatkan vitamin C melalui injeksi, pastikan anda mengetahui terlebih dahulu manfaatnya yang telah kami kupas tuntas di bawah ini.

1. Meningkatkan Sistem Imunitas

Sistem kekebalan tubuh anda berperan aktif dalam melawan penyakit sembari mencegah anda terkena berbagai macam serangan patogen berbahaya seperti jamur, virus, dan bakteri.

Sebagai bagian dari antioksidan dan kofaktor untuk keluarga enzim pengatur biosintetik dan gen, vitamin C sangatlah berkontribusi terhadap pertahanan kekebalan tubuh dengan mendukung berbagai macam fungsi seluler baik dari sistem kekebalan bawaan maupun adaptif. Sebaliknya, kekurangan vitamin C bisa membuat anda lebih rentan terkena penyakit.

Untuk dosisnya sendiri, anda boleh mendapatkan asupan vitamin C sebanyak 1 hingga 2 gram per hari. Cara ini telah terbukti mampu mengurangi gejala demam sekaligus meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang.

Tetapi pastikan anda untuk tidak melebihi 2000 mg per hari karena bisa memicu efek samping seperti gangguan saluran pencernaan. Dengan begitu, hindari makanan yang mengandung vitamin C dengan kadar tinggi setelah melakukan suntikan.

2. Menyembuhkan Luka

Setiap luka pastinya membutuhkan penanganan berbeda saat diobati. Meskipun terdapat beberapa jenis luka kecil yang bisa sembuh secara alami dengan seiring berjalannya waktu, tetapi beberapa penyakit tertentu membutuhkan pengobatan untuk mempercepat proses penyembuhan tersebut, salah satunya adalah melalui suntikan vitamin C.

Pada orang yang defisiensi, biasanya dosis suntikan vitamin C yang dibutuhkan adalah sekitar 200 mg sekali sehari, dan dilakukan hingga satu minggu. Tetapi jika kebutuhan anda adalah untuk mengobati luka tertentu, maka dosis pun meningkat menjadi 1 gram sekali sehari selama 5-21 hari.

Dikenal pula sebagai asam askorbat, vitamin C ini seringkali diperlukan untuk mensitesis kolagen di dalam tubuh anda. Selain itu, berkat efek antioksidan yang dimilikinya, maka nutrisi ini pun mampu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas sekaligus aktif dalam mempercepat proses kesembuhan luka.

3. Melawan Kelelahan

Kelelahan memang bisa disebabkan oleh berbagai macam hal, seperti padatnya aktivitas, kekurangan nutrisi, atau tengah menderita penyakit tertentu. Dengan beristirahat secukupnya, tentunya rasa lelah tersebut bisa diatasi secara alami. Tetapi lain lagi jika anda tengah menderita penyakit kelelahan kronis, maka terkadang suntikan vitamin C pun dibutuhkan.

Suntikan vitamin C pun sudah terbukti mampu mengatasi masalah klasik yang satu ini. dalam sebuah penelitian memperlihatkan bahwa asupan vitamin C melalui intravena mampu mengurangi kelelahan dalam kurun waktu 2 jam saja, dan bahkan efeknya tersebut bertahan selama satu hari penuh.

Tetapi perlu digarisbawahi bahwa kelelahan juga bisa disebabkan karena kekurangan nutrisi tertentu seperti vitamin D, vitamin B12, zat besi, magnesium, ataupun kalium. Jika bisa, pastikan anda meningkatkan asupan makanan sumber nutrisi tersebut terlebih dahulu sebelum mendapatkan suntikan.

4. Mengatasi Nyeri Otot

Nyeri otot juga bisa datang dalam berbagai macam bentuk dan penyebab, beberapa yang paling parah adalah radang sendi. Peradangan sendiri sebenarnya proses alamiah tubuh dalam melawan penyakit. Tetapi berbeda dengan radang kronis yang terjadi dalam waktu lama, ia malah bisa mendatangkan penyakit baru bagi anda.

Untungnya, sebuah penelitian menunjukkan bahwa dosis tinggi suntikan vitamin C mampu mengatasi rasa sakit terkait radang sendi, reumatik, dan jenis arthritis lainnya. Pada dasarnya, vitamin C sudah sangat berperan aktif sebagai kofaktor dalam sintesis kolagen, atau protein utama dalam jaringan tulang dan sendi di tubuh anda.

Dengan kata lain, suntikan vitamin C bermanfaat dalam melawan infeksi dan mengontrol peradangan yang terkait dengan infeksi, di mana seringkali memicu serangan artritis yang menyakitkan.

Bahkan jika anda kekurangan jenis antioksidan yang satu ini, malah bisa menyebabkan nyeri sendi yang mungkin belum pernah anda bayangkan sebelumnya. Pada kasus yang lebih parah, terdapat kemungkinan adanya pendarahan pada area sendi sehingga memicu pembengkakan yang menyakitkan.

Tetapi hindari penggunaan suntikan vitamin C dalam jangka panjang, karena cenderung bisa memperparah salah satu jenis arthritis yang mungkin sudah anda derita saat ini, terutama jenis osteoarthritis pada lutut.

5. Mencerahkan Kulit

Mungkin inilah salah satu alasan terbanyak kenapa orang-orang ingin melakukan suntikan vitamin C, yaitu demi mencerahkan kulit secara instan. Sehingga tak jarang jika praktek ini pun seringkali digunakan sebagai bagian dari kebutuhan kosmetik dan kecantikan.

Meskipun belum adanya bukti klinis yang mendukung teori ini, tetapi suntikan vitamin C sendiri sudah sangat baik untuk meningkatkan elastisitas kulit (anti-aging dan anti kerutan), sekaligus memutihkan kulit di saat yang bersamaan.

Berkat antioksidan yang dimilikinya, vitamin C mampu menjaga sel-sel kulit anda dari radikal bebas akibat paparan sinar ultraviolet yang merusak, meratakan warna kulit, meningkatkan kecerahan kulit, menghambat produksi melanin di kulit yang membantu mencerahkan hiperpigmentasi, dan mengusir bintik-bintik coklat.

6. Mengatasi Gusi Bengkak

Vitamin C memang terkenal akan kemampuannya dalam menjaga kesehatan mulut seseorang. Jadi tak heran jika kekurangan nutrisi tersebut bisa berdampak pada gusi yang memerah, membengkak, atau bahkan berdarah.

Tanpa vitamin C, jaringan gusi anda akan melemah, meradang, dan pembuluh darah di area gusi menjadi mudah pecah dan mengeluarkan darah. Dalam tahap lebih lanjut, kondisi ini akan membuat gusi anda nampak ungu dan membusuk. Pada akhirnya, gigi anda pun beresiko tanggal dikarenakan dentin yang melemah, atau lapisan dalam gigi yang telah terkalsifikasi.

Suntikan vitamin C kemudian dibutuhkan untuk mengobati gusi bengkak dengan cara mengembalikan kekuatan gusi dan jaringan lunak di mulut anda. Resiko terkena berbagai macam penyakit tekait mulut seperti gingivitis pun akan mulai turun secara signifikan.

Tetapi tetap hindari penggunaan suntikan dengan dosis terlalu tinggi. Vitamin C sebenarnya merupakan asam askorbat yang mana mulut anda tidak mampu meresponnya dengan baik.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *