Intoleransi Laktosa? Cobalah Susu Kedelai Dengan 8 Manfaat Kesehatan Bagi Tubuh

Bagi anda yang intoleransi terhadap laktosa, susu kedelai bisa menjadi alternatif pengganti terbaik bagi anda. Karena selain rasanya lezat dan memuaskan, susu yang terbuat dari kacang kedelai ini pun siap memberikan anda beragam manfaat kesehatan.

Berbeda dengan susu sapi pada umumnya, susu kedelai diekstraksikan langsung dari kacang kedelai dan bebas dari lemak. Produk kedelai seperti susu kedelai sudah banyak digunakan oleh penduduk dunia, terutama warga Asia.

Bahkan kedelai mampu mengganti daging bagi para vegetarian karena memiliki kadar protein yang sangat tinggi. Ditambah lagi, susu kedelai memiliki harga yang tidak mahal, anda pun bisa membelinya kapanpun anda inginkan.

Jika anda senantiasa mengkonsumsi susu kedelai secara teratur dari waktu ke waktu, maka tubuh anda pun siap memetik beragam manfaat kesehatan seperti yang sudah kami paparkan di bawah ini secara lengkap.

1. Membantu Memenuhi Gizi Harian

Susu kedelai yang belum difortifikasi, baik yang asli maupun jenis vanilla, merupakan sumber energi, protein, serat makanan, dan lemak yang sangat menyehatkan. Di dalamnya anda bisa menemukan sejumlah mineral seperti kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, sodium, dan zinc.

Ditambah lagi, anda pun masih bisa mendapatkan sejumlah vitamin dengan berbagai macam bentuk termasuk folat, tiamin, riboflavin, niasin, vitamin B6, vitamin B12, vitamin D, vitamin E, dan vitamin K. Semua jenis nutrisi tersebut tentunya bisa mendukung kesehatan tubuh secara optimal sembari mencegah anda terkena berbagai macam penyakit berbahaya.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah kandungan nutrisi dari 100 gram susu kedelai menurut USDA:

  • Energi: 54 kilo kalori
  • Protein: 3,27 g
  • Total lipid (lemak): 1,75 g
  • Karbohidrat: 6,28 g
  • Serat: 0,6 g
  • Kalsium: 25 mg
  • Zat Besi: 0,64 mg
  • Magnesium: 25 mg
  • Fosfor: 52 mg
  • Kalium: 118 mg
  • Natrium: 51 mg
  • Zinc: 0,12 mg
  • Tembaga: 0,13 mg
  • Mangan: 0,22 mg
  • Selenium: 4,8 mg

Tetapi perlu dicatat bahwa kandungan gizi dari susu kedelai tergantung dari proses difortifikasi. Dikarenakan kadar proteinnya tidak bisa disandingkan dengan susu sapi, maka para produsen makanan senantiasa menambahkan jenis vitamin dan mineral melalui proses difortifikasi tersebut.

Meskipun begitu, kandungan protein dan isoflavon yang terdapat dari dalam susu kedelai – baik yang sudah difortifikasi ataupun belum – memiliki manfaat pencegahan terhadap berbagai macam penyakit berbahaya.

2. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Seperti yang sudah disebutkan di atas, susu kedelai mengandung protein yang sangat penting terhadap proses pertumbuhan seseorang. Protein sendiri terbuat dari bahan penyusun yang disebut asam amino, yang mana telah terbukti memiliki efek menguntungkan dalam mencegah berbagai macam gangguan kesehatan.

Kandungan asam amino dan isoflavon dari protein kedelai juga bisa membantu anda menurunkan kadar kolesterol jahat LDL. Bahkan beberapa penelitian menunjukkan bahwa dengan mengkonsumsi isoflavon dari kacang kedelai mampu mengurangi kolesterol serum pada pria lanjut usia.

Diantara para penderita diabetes tipe-2, asupan susu kedelai tersebut telah dikaitkan dengan tekanan darah yang normal. Artinya, dengan mengkonsumsi susu kedelai maka mampu membantu anda menjaga kesehatan kardiovaskular, yang mana kondisi ini sangat dibutuhkan terutama bagi para penderita penyakit gula darah tinggi.

3. Mengatasi Masalah Menopause

Ketika seorang wanita memasuki masa menopause, biasanya kondisi ini akan dibarengi dengan gejala yang kurang menyenangkan. Untungnya, susu kedelai bisa menjadi obat murah dan lezat bagi anda yang ingin mengatasi masalah yang satu ini.

Penelitian sendiri telah memperlihatkan bahwa asupan isoflavon dari susu kedelai mampu membantu menjaga kadar estrogen seseorang yang sudah memasuki masa menopause agar tetap normal.

Selain itu, mengkonsumsi susu kedelai pun bisa membantu anda mencegah penyakit yang terjadi akibat hilangnya hormon estrogen secara alami ketika memasuki masa menopause. Bersama dengan efek antioksidan isoflavon di dalamnya, anda juga bisa terbebas dari penyakit kronis tertentu, terutama jenis yang menyerang sistem kardiovaskular.

4. Menenangkan Gejala Osteoporosis

Setelah seorang wanita memasuki masa menopause, maka resiko terkena osteoporosis pun akan semakin meningkat dikarenakan adanya berbagai macam perubahan drastis dalam tubuhnya.

Kerap kali dikenal dengan sebutan “tulang rapuh”, penyebab osteoporosis ini sebagian besar disebabkan oleh hilangnya kalsium dalam jumlah besar. Uniknya, asupan protein secara sembarangan diduga tidak akan membantu masalah ini.

Teori ini didukung oleh sebuah penelitian yang memperlihatkan bahwa asupan protein dari makanan hewani cenderung meningkatkan ekskresi kalsium melalui proses urinitas (buang air kecil), sementara protein berbasis kedelai tidak memiliki efek yang sama.

Ditambah lagi kebanyakan susu kedelai sudah diperkaya dengan kalsium, sehingga bisa memiliki efek lebih baik dalam memberikan sekaligus mempertahankan suplemen bagi tubuh anda.

5. Memiliki Efek Anti Kanker

Menurut penelitian lainnya, kadar estrogen serum yang terkait dengan resiko seseorang terkena kanker payudara dapat dikurangi dengan mengkonsumsi susu kedelai secara teratur. Dikarenakan wanita menopause lebih rentan terkena jenis kanker berbahaya yang satu ini, maka disarankan untuk selalu meminumnya dari waktu ke waktu.

Meskipun banyak isu yang beredar bahwa kacang kedelai bisa mendatangkan kanker, tetapi menurut American Cancer Society dan American Institute for Cancer Research melaporkan hasil yang berbeda, dimana mereka mengatakan bahwa aman-aman saja mengkonsumsi isoflavon dalam berbagai macam susu, karena memang bertindak sebagai agen anti-kanker.

Apakah kamu intoleran laktosa?

6. Bertindak Sebagai Antioksidan

Antioksidan sudah dikenal sebagai senyawa yang dibutuhkan oleh tubuh semua orang untuk mengusir dan mencegah berbagai macam penyakit kronis mematikan. Kabar baiknya, makanan yang mengandung antioksidan cenderung lebih murah dan bisa didapatkan dengan mudah di sekitar kita, termasuk susu kedelai.

Produk kedelai lainnya seperti tahu dan tempe juga memiliki kadar antioksidan dan hepatoprotektif yang sangat kuat, dimana mampu mengurangi stres oksidasi dan kerusakan di tubuh.

Penelitian sendiri menyebutkan bahwa antioksidan dalam kacang kedelai sangat penting dalam mencegah kerusakan hati yang disebabkan oleh stres oksidasi.

7. Mengontrol Obesitas dan Mengurangi Kolesterol

Lagi-lagi isoflavon dalam susu kedelai mampu memberikan manfaat lainnya, seperti mengontrol berat badan, mengatasi obesitas, dan mengurangi kolesterol di saat yang bersamaan. Anda pun yang tengah memiliki perut buncit bisa diatasi dengan mengkonsumsi susu kedelai secara teratur.

Efek hormonal isoflavon dalam kacang kedelai bertanggung jawab dalam menghambat adipogenesis yang mengakibatkan berkurangnya pembesaran jaringan adiposa. Dengan begitu, mereka yang doyan mengkonsumsi susu kedelai tidak hanya mendapatkan efek positif dari adipogenik, tetapi juga mampu menurunkan kolesterol sehingga terhindar dari penyakit jantung yang berbahaya.

8. Mencegah dan Mengatasi Penyakit Kronis

Kesimpulannya, kandungan susu kedelai memiliki banyak sekali jenis fitonutrisi yang bermanfaat dalam melawan berbagai macam penyakit kronis, terutama pada orang-orang yang lebih tua. Dikarenakan fitoestrogen alami yang hadir di dalamnya, seseorang yang sudah memasuki masa menopause tentunya memiliki lebih banyak keuntungan saat mengkonsumsinya.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *