Hati-hati! 8 Kondisi Ini Bisa Menyebabkan Mata Terasa Gatal

Saat mata terasa gatal, seringkali kita selalu menggosoknya dengan kedua tangan yang belum tentu bersih dari kotoran. Padahal, kebiasaan tersebut malah berpotensi membuat mata anda semakin teriritasi dan memerah.

Masih banyak hal yang bisa anda lakukan untuk mengatasi mata gatal daripada menguceknya secara intens, seperti misalnya mengobati apa yang menjadi penyebabnya.

Hal ini karena rasa gatal di mata disebabkan oleh berbagai macam hal, bisa karena alergi, infeksi, ataupun gejala dari kondisi masalah kesehatan tertentu. Dengan mengetahuinya, diharapkan anda mampu mendapatkan pengobatan yang tepat.

Pencegahan pun bisa dilakukan dengan cara rajin mencuci tangan terutama setelah memegang benda-benda asing dan kotor, hindari memegang kelopak atau area sekitar mata, bersihkan make-up sebelum tidur, dan mengganti kontak lensa mata anda secara berkala.

Adapun beberapa macam penyebab mata menjadi terasa gatal sudah kami paparkan secara lengkap di bawah ini.

1. Alergi Musiman

Jika anda selalu menderita mata gatal di waktu-waktu tertentu, besar kemungkinan hal tersebut disebabkan oleh alergi musiman akibat serbuk sari atau spora jamur. Salah satu cara membedakan antara alergi dan infeksi adalah dengan melihat gejala lainnya. Biasanya, mata gatal akibat alergi selalu dibarengi dengan bersin-bersin dan hidung tersumbat.

Alergi musiman biasanya terjadi pada musim kemarau. Gejala alergi sendiri dipicu oleh histamin, yaitu senyawa yang dilepaskan oleh sel di tubuh demi bertahan melawan alergen. Meskipun kondisi ini baik bagi tubuh anda, tetapi sayangnya masih memberikan efek samping berupa respon peradangan dan gatal mata.

Untungnya, obat-obatan bebas seperti antihistamin yang banyak dijual di warung mampu mengontrol gejala tersebut.

2. Alergi Perennial

Berbeda dengan alergi musiman, alergi perennial cenderung terjadi sepanjang tahun, yang biasanya disebaban oleh jamur, debu, dan bulu hewan. Untuk mencegahnya, pastikan anda membersihkan ruangan anda secara rutin agar debu tidak menumpuk dan masuk ke dalam mata anda.

Selain itu, gatal mata pun bisa terpicu oleh beberapa jenis barang di rumah anda, terutama lensa kontak mata, sampo, atau sabun.

Untuk mengetahui apakah anda terkena alergi perennial atau tidak, biasanya dokter anda akan melakukan sebuah tes. Anda akan menerima suntikan tepat di bawah kulit untuk melihat reaksi tertentu. Tidak perlu khawatir, karena tes ini cenderung aman bagi orang dewasa maupun anak-anak.

Jika anda memang terkena alergi perennial, kemungkinan besar dokter akan meresepkan obat-obatan seperti antihistamin atau kortikosteroid untuk mengurangi peradangan yang seringkali dipicu oleh alergi.

3. Iritasi yang Terbawa Udara

Beberapa orang cenderung merasa lebih sensitif terhadap asap rokok, asap knalpot, atau parfum tertentu. Menghindari jenis-jenis iritan tersebut merupakan cara terbaik yang harus anda lakukan agar tidak memicu gatal mata.

Tetapi jika anda sudah terkena, anda bisa menggunakan obat tetes mata atau kain lembab yang dingin di atas kelopak mata anda demi menenangkan reaksi sistem imun berlebihan yang tengah terjadi di sana.

4. Infeksi

Jika dibandingkan dengan organ-organ tubuh lainnya, mata anda lebih rentan terkena serangan virus, bakteri, dan jamur. Ketiganya bisa menjadi biang kerok anda mengalami gatal mata.

Salah satu infeksi mata yang paling umum adalah konjungtivitis, yang mana ditandai dengan memerahnya bagian warna putih dari mata. Infeksi ini bisa menulari siapa saja dan seringkali disertai dengan cairan yang mengalir keluar dari mata anda.

Masalah mata lainnya yang disebabkan oleh infeksi adalah uveitis, atau radang mata pada bagian yang berwarna. Kondisi ini bisa menyebabkan rasa sakit pada mata dan membuatnya lebih sensitif terhadap cahaya.

Kedua infeksi di atas haruslah menjalani perawatan oleh para dokter. Anda mungkin harus mengkonsumsi antibiotik untuk mengatasi konjungtivitis, dan tetes mata anti-radang untuk mengobati uveitis.

Jika uveitis tidak segera ditangani secara efetif, maka dapat menyebabkan kehilangan penglihatan yang sangat parah bersama dengan komplikasi seperti glaukoma dan katarak.

5. Mata Kering

Air mata bersama dengan campuran minyak dan lendir senantiasa menjaga mata anda tetap lembab dan segar. Tetapi terkadang mata anda akan berhenti memproduksi air mata yang cukup sehingga membuatnya kering dan gatal. Salah satu penyebabnya adalah faktor usia.

Tetapi bukan berarti usia muda bisa terhindar dari kondisi ini. Faktanya, beberapa kondisi seperti diabetes dan rheumatoid arthritis juga bisa menyebabkan mata anda tidak memiliki air mata yang cukup.

Beberapa obat-obatan juga bisa memberikan efek samping yang serupa, beberapa diantaranya adalah antidepresan, obat penurun tekanan darah, pil KB, dan dekongestan.

Mata anda juga bisa cepat mengering ketika air mata menguap terlalu cepat. Kondisi lingkungan ini biasanya terjadi di area yang berangin atau dengan kelembaban yang sangat rendah. Terkadang saluran mata atau kelenjar air mata yang tersumbat juga bisa menyebabkan mata anda menjadi kering dan terasa gatal.

Obat tetes mata yang dijual bebas di warung terdekat untungnya masih bisa digunakan untuk mengatasi mata kering penyebab mata gatal. Tetapi jika kekeringan mata anda begitu parah dan kronis, pastikan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Mata kering yang sangat parah bisa membuat anda terkena sebuah kondisi yang disebut keratitis, atau munculnya borok pada kornea mata anda. Jika tidak ditangani secara cepat, kondisi ini bisa mengiritasi mata dan membuatnya mengeluarkan nanah serta pengerasan kulit yang berbahaya.

Photo by Ani Kolleshi on Unsplash

6. Mata Lelah

Menatap layar komputer dan gadget anda terlalu lama, atau membaca buku di ruangan dengan penerangan rendah bisa membuat mata anda lelah. Secara sederhananya, kelelahan mata bisa terjadi akibat memaksakan mata untuk terus terbuka selama mungkin akibat aktivitas tertentu.

Parahnya, kelelahan tersebut juga bisa membuat mata terasa gatal. Tidak ada obat yang lebih baik selain mengistirahatkan mata anda secara teratur. Kelelahan mata akibat layar komputer atau handphone memiliki istilah Digital Eye Strain.

7. Kontak Lensa Mata

Menggunakan kontak lensa mata terlalu lama atau jarang menggantinya secara berkala bisa menyebabkan mata anda teriritasi, sehingga gejala seperti mata kering dan gatal pun menghinggapi anda.

Jika anda memiliki kebiasaan menggunakan kontak lensa mata, pastikan untuk mencopotnya di malam hari serta mengikuti panduan yang diberikan oleh dokter atau ahli mata anda.

8. Blepharitis

Mata yang memerah dan terasa gatal juga bisa disebabkan oleh peradangan yang terjadi pada kelopak mata, yang mana dikenal dengan sebutan Blepharitis. Kondisi ini terjadi ketika kelenjar minyak kecil di dasar bulu mata anda menjadi tersumbat.

Gejala dari penyakit ini bisa berupa mata berair dan bengkak. Untungnya menjaga kelopak mata tetap bersih sudah cukup untuk mengatasi gejala dari kondisi yang satu ini.

Meskipun blepharitis tidak akan membuat anda kehilangan penglihatan, tetapi masih beresiko mendatangkan masalah mata lainnya seperti konjungtivitis dan jenis komplikasi lainnya.

Selain menjaga kebersihan, mungkin anda akan membutuhkan antibiotik atau obat anti-radang untuk meredakan masalah tersebut dan menghindari komplikasi yang jauh lebih berbahaya.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *