Berikut 6 Manfaat Buah Pepaya yang Memukau

Indonesia dikenal sebagai tempat yang dipenuhi dengan berbagai macam flora dan fauna, termasuk tanaman yang mampu menghasilkan buah-buahan yang hanya tumbuh pada suhu tropis, misalnya buah pepaya.

Selain rasanya yang manis dan menyegarkan, buah yang sudah memasyarakat ini pun ternyata dikemas dengan berbagai macam nutrisi penting nan menyehatkan. Ini bisa menjadi bukti lain bahwa makanan sehat itu tidaklah harus mahal, karena buah pepaya memiliki harga terjangkau yang bisa dibeli oleh hampir semua kalangan masyarakat kita.

Misalnya, buah yang berasal dari Amerika Tengah dan Meksiko Selatan ini mengandung sejenis enzim yang disebut papain, di mana dapat memecah rantai protein keras yang terdapat pada otot daging. Karena itulah, banyak orang yang telah menggunakan pepaya untuk melunakkan daging selama ribuan tahun lamanya.

Menurut self.com, dari satu buah pepaya kecil (152 gram) saja sudah mengandung nutrisi sebagai berikut:

  • Kalori: 59
  • Karbohidrat: 15 gram
  • Serat: 3 gram
  • Protein: 1 gram
  • Vitamin C: 157% AKG
  • Vitamin A: 33%
  • Folat: 14%
  • Kalium: 11%
  • Sejumlah kecil: Kalsium, magnesium, vitamin B1, B3, B5, E, dan K

Buah pepaya tentunya bisa anda konsumsi secara langsung, baik yang sudah matang maupun mentah. Tetapi jika anda merupakan seorang ibu hamil, pastikan menghindari asupan pepaya mentah tersebut karena terdapat kandungan latex di dalamnya, dan beresiko merangsang terjadinya kontraksi.

Sementara bagi anda yang senantiasa mampu mengonsumsi buah pepaya matang secara teratur, maka anda pun tentunya bisa mendapatkan berbagai macam manfaat kesehatan seperti yang sudah kami paparkan di bawah ini secara lengkap.

1. Melawan Radikal Bebas

Radikal bebas merupakan molekul reaktif yang tercipta akibat efek samping dari metabolisme tubuh. Sebenarnya kondisi ini normal terjadi, tetapi masalah muncul ketika tubuh anda tidak mampu mengontrolnya dengan baik, sehingga bisa mempromosikan stres oksidasi yang mengarah pada penyakit.

Untuk itulah anda membutuhkan antioksidan dari makanan, seperti karotenoid dari dalam buah pepaya untuk menetralisir radikal bebas tersebut. Bahkan beberapa penelitian telah memperlihatkan bahwa buah pepaya yang difermentasi mampu mengurangi stres oksidasi pada para penderita pradiabetes, hipotiroidisme ringan, serta penyakit hati.

Selain itu, radikal bebas dengan kadar berlebih yang terdapat di otak seseorang bisa menjadi penyebab mereka terkena penyakit Alzheimer. Untuk alasan inilah, penelitian lainnya menguji penderita penyakit mental tersebut dengan cara memberikan ekstrak pepaya fermentasi selama 6 bulan. Hasilnya, biomarker yang mengindikan kerusakan oksidatif pada DNA berkurang hingga 40%.

READ  7 Manfaat Vitamin B Bagi Tubuh Anda

Usut punya usut, turunnya kadar stres oksidasi tersebut berkat adanya kadar likopen dalam buah pepaya sekaligus kemampuannya dalam menghilangkan kelebihan zat besi yang dikenal sebagai biang keladi terciptanya radikal bebas berlebih.

2. Mencegah Kanker

Selain melawan stres oksidasi, kandungan likopen dalam buah pepaya juga mampu mengurangi resiko seseorang terkena kanker ganas yang mematikan, bahkan sangat menguntungkan bagi anda yang tengah menjalani pengobatan kanker tertentu.

Caranya hampir sama seperti di atas, yaitu dengan mengurangi radikal bebas yang berkontribusi munculnya beragam jenis kanker. Ditambah lagi, buah pepaya memiliki efek positif yang tidak dimiliki buah lainnya. Dari 14 buah dan sayuran yang dikenal mengandung antioksidan, hanya buah pepayalah yang memiliki efek anti-kanker pada sel-sel di payudara.

3. Mendukung Kesehatan Jantung

Menambahkan buah pepaya ke dalam daftar makanan anda juga tentunya bisa mendukung kesehatan jantung secara alami. Lagi-lagi kandungan likopen bersama vitamin C yang dimilikinya lah yang berperan aktif dalam membantu melawan penyakit jantung.

Antioksidan dalam buah pepaya juga turut serta dalam menjaga jantung anda sekaligus meningkatkan efek kolesterol baik HDL. Jika anda mampu mengonsumsi suplemen buah pepaya fermentasi selama 14 minggu, maka akan mengalami lebih sedikit peradangan dan rasio antara LDL dan HDL yang lebih baik lagi.

Tentunya semua faktor menguntungkan tersebut dapat berefek positif terhadap kesehatan jantung anda dalam jangka panjang dan terhindar dari kematian dini. Dikarenakan penyakit jantung sudah menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia, menjaga agar organ vital tersebut tetap sehat menjadi sebuah kewajiban bagi semua orang.

foto pepaya

4. Melawan Peradangan

Terdapat banyak sekali penyebab munculnya penyakit di tubuh anda, dimulai dari stres oksidasi hingga peradangan. Bahkan bentuk inflamasi kronis bisa menjadi akar dari segala macam penyakit. Biasanya kondisi ini disebabkan oleh gaya hidup dan pola makan yang sembarangan.

Sebenarnya peradangan merupakan efek samping dari sistem kekebalan tubuh anda dalam melawan penyakit, dan sangatlah dibutuhkan dalam tingkat tertentu. Tetapi jika kadarnya berlebihan, maka bisa mendatangkan efek sebaliknya.

Disebutkan pula bahwa peradangan bisa menjadi penyebab seseorang terkena penyakit kronis termasuk obesitas, diabetes tipe-2, hingga penyakit jantung. Terutama pada kasus diabetes, peradangan bisa membuat resistensi insulin anda tambah parah sehingga kemungkinan berkembang menjadi diabetes tipe-2 pun semakin sulit untuk dihindari.

READ  7 Makanan Super Untuk Diet Menurunkan Berat Badan Anda

Maka dari itulah, anda harus mengimbanginya dengan mengonsumsi berbagai macam makanan yang kaya akan antioksidan, seperti buah pepaya yang mampu mengurangi penanda peradangan di tubuh.

Misalnya, dalam sebuah penelitian menuliskan bahwa pria yang meningkatkan asupan buah-buahan dan sayuran yang tinggi akan karotenoid cenderung mampu mengurangi penanda peradangan CRP secara signifikan.

5. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

Sejenis enzim dalam buah pepaya bernama papain mampu membuat protein lebih mudah untuk dicerna. Untuk alasan inilah, banyak orang-orang yang tinggal di daerah tropis selalu menggunakan pepaya sebagai obat dalam melawan konstipasi dan gejala terkait lainnya termasuk sindrom iritasi usus besar (IBS – irritable bowel syndrome).

Untuk menggunakan pepaya sebagai tujuan yang satu ini, pastikan anda mengonsumsi buah pepaya selama 40 hari secara teratur agar konstipasi dan perut kembung anda cepat sembuh. Tidak hanya itu saja, dimulai dari biji, daun, hingga akar dari buah pepaya telah terbukti mampu mengatasi ulkus perut secara ampuh.

6. Menjaga Dari Kerusakan Kulit

Selain kemampuannya dalam menjaga agar tubuh anda tetap sehat, buah pepaya juga ternyata mampu membantu agar kulit anda tetap lembab dan awet muda. Jika mengingat efek radikal bebas yang juga bisa menyerang kulit secara langsung, maka manfaat ini tentunya memiliki keterkaitan yang sangat erat dan cukup masuk akal.

Adapun kandungan yang paling berperan aktif dalam menjaga kulit anda dari kerusakan adalah likopen dan vitamin C. Anda pun boleh mengonsumsi suplemen likopen selama 10 hingga 12 minggu untuk mengurangi kemerahan kulit akibat paparan sinar matahari, yang juga termasuk ke dalam tanda cedera kulit.

Selain itu, sebuah penelitian melibatkan wanita lanjut usia yang mendapatkan asupan campuran nutrisi dari likopen, vitamin C, dan antioksidan selama 14 minggu terlihat mampu mengurangi kedalaman kerutan di wajah. Semua nutrisi yang dikonsumsi oleh wanita tersebut tentunya dikemas secara utuh di dalam buah pepaya yang manis dan menyegarkan.

Leave a Comment