Asuransi Pertanian: Manfaat dan Cara Kerjanya

Produk asuransi yang terdapat dikala ini terus menjadi banyak. Tetapi, tidak seluruh orang ketahui tipe- tipe produk asuransinya, misalnya asuransi pertanian. Telah sempatkah kalian mencermatinya?

Cocok namanya, asuransi pertanian tertuju untuk para orang tani buat menjamin keselamatan orang tani bila kadang- kadang terjalin kandas panen. Sebagian faktornya, semacam curah hujan yang sangat besar, serbuan wereng, serta situasi tanah yang kurang cocok buat bertani.

Produk asuransi yang terdapat dikala ini terus menjadi banyak. Tetapi, tidak seluruh orang ketahui tipe- tipe produk asuransinya, misalnya asuransi pertanian. Telah sempatkah kalian mencermatinya?

 

Manfaat Asuransi Pertanian

asuransi pertanian

Sesuai namanya, asuransi pertanian tertuju buat para orang bercocok tanam untuk menjamin keamanan orang bercocok tanam apabila kadang- kadangkala terangkai karam panen. Beberapa faktornya, sejenis curah hujan yang amat besar, bidasan hama, dan suasana tanah yang kurang sesuai untuk bertani.

Berikutnya manfaat yang bisa didapat dari asuransi pertanian:

1. Perlindungan kandas panen

Namanya bertugas, pasti terdapat resikonya. Resiko ini pula yang sering kali dirasakan oleh para orang tani, ialah kandas panen.

Dengan asuransi pertanian, hasil pertanian para orang tani dilindungi oleh industri asuransi. Bila terjalin kandas panen, hingga modal buat menanam kembali hendak dibiayai oleh asuransi.

2. Ubah cedera dampak kandas panen

Orang tani yang hadapi kandas panen pastinya hadapi kehilangan yang besar. Mulai dari benih, perlengkapan pertanian, serta pupuk yang bila dikalkulasi berjumlah cukup.

Untungnya dengan asuransi pertanian, kehilangan dampak kandas panen hendak di- cover oleh industri asuransi. Bayaran ubah cedera ditentukan lebih besar dari ubah cedera yang diserahkan oleh tengkulak setempat.

3. Melindungi kelimpahan petani

Mulai dari membagikan bayaran ubah cedera sampai mendanai kegiatan bertani yang kandas panen, asuransi hendak bagikan khasiat itu bila orang tani mempunyai asuransi pertanian.

Asuransi pertanian diharapkan bisa tingkatkan kelimpahan para orang tani. Kala orang tani mampu, hingga warga sertaan mampu sebab tidak kesusahan mencari materi santapan. Biayanya pula terjangkau sebab melimpahnya hasil panen.

Kalkulasi Bonus Asuransi Pertanian

Buat tanah pertanian bersubsidi, hingga coretan bonus yang dibayarkan dengan coretan selanjutnya:

  • Premi asuransi sebesar 3% dari ongkos produksi
  • Ongkos produksi sebesar Rp 8 juta

Perhitungannya :

= 3% x Rp 8 juta = Rp 240 ribu/hektar

Subsidi pemerintah sebesar 80%, yaitu Rp 192 ribu. Dengan demikian, petani tinggal membayar sisa 20%, yaitu 48 ribu. 

Pembayaran premi di atas disesuaikan dengan luas tanah (dalam satuan hektar). Semakin luas lahan pertanian, maka semakin mahal premi asuransi yang dibayar.

Cara Membeli Asuransi Pertanian

Buat tanah pertanian bersubsidi, hingga metode membeli asuransinya selaku selanjutnya:

  • Orang tani harus turut dan dalam pendataan orang tani yang dicoba oleh Biro Kabupaten setempat
  • Hasil pendataan hendak dikirimkan pada Departemen Pertanian
  • Orang tani memuat blangko registrasi asuransi, kemudian melaksanakan konfirmasi data
  • Menjajaki pemasyarakatan mengenai bonus serta metode membayarnya

Polis hendak diterbitkan, serta orang tani bisa mengajukan klaim bila hadapi kehilangan dalam jumlah khusus dikala polis diterbitkan

  • Buat tanah pertanian swasta Jasindo, hingga metode membeli asuransi selaku selanjutnya:
  • Bertamu layanan customer care di no telepon ataupun lewat email
  • Mengantarkan kemauan buat membuka asuransi pertanian
  • Memuat blangko registrasi yang diserahkan, kemudian menyertakan akta yang dibutuhkan
  • Cara penandatanganan polis yang menunjukkan bila polis telah aktif serta bisa dipakai

Cara Klaim Asuransi Pertanian

klaim asuransi pertanian

Bila resiko terjalin pada tumbuhan yang diasuransikan, orang tani bisa mengajukan klaim cocok dengan determinasi AUTP selanjutnya ini:

  • Tertanggung mengantarkan resiko kehancuran tumbuhan pada petugas
  • Aparat serta tertanggung memuat form- 6 bersama- sama lewat aplikasi Sedia maksimum 6 hari kerja
  • Tertanggung menaruh fakta kehancuran tumbuhan hingga aparat memastikan angka kehilangan. Tertanggung bisa melaksanakan penanaman kembali, tetapi dengan melibatkan fakta foro lewat open camera 
  • Aparat hendak membagikan beberapa anjuran buat mengestimasi kehancuran yang lebih luas
  • Melaksanakan pengaturan yang diperlukan bersama aparat dari biro pertanian
  • Bila kehancuran itu tidak bisa diperbaiki ataupun akut, hendak dicoba kalkulasi ubah rugi
  • Tertanggung memuat serta memaraf informasi kegiatan yang bermuatan hasil pengecekan tumbuhan yang hadapi kehancuran. Informasi kegiatan ini pula hendak ditandatangani oleh pihak yang ikut serta

Tips Memilih Asuransi Pertanian yang Bagus

1. Cermati kebutuhan

Serupa semacam asuransi kesehatan ataupun jiwa, Kamu butuh membiasakan produknya dengan keinginan supaya khasiat asuransinya maksimum. Amati garansi atas peristiwa apa saja yang diperlukan.

2. Registrasi serta klaim yang mudah

Cara registrasi yang gampang diyakini bisa mengirit durasi serta daya, sedemikian itu pula dikala mengajukan klaim. Memilih yang aturan triknya sangat gampang supaya Kamu sendiri tidak kesusahan dikala melaksanakan prakteknya esok.

4. Bonus yang cocok finansial

Panduan terakhir merupakan senantiasa samakan dengan situasi keuangan, walaupun bayaran bonus asur

ansi pertanian terjangkau. Jangan sampai pembayaran premi mengganggu kondisi finansial. 

Perbanyak Informasi tentang Asuransi Pertanian

Mengingat asuransi pertanian masih jarang didengar dan tidak banyak juga yang tahu, sebaiknya perbanyak informasi tentang produknya sebelum memutuskan untuk membelinya. Manfaatkan Google atau media sosial untuk memaksimalkan informasi, jadi Anda sama sekali tidak buta akan produk asuransinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.