9 Manfaat Ketumbar Bagi Kesehatan Tubuh

Rempah-rempah selalu menjadi primadona di dunia kuliner, terutama jika berbicara mengenai makanan sehat. Di zaman dahulu saja rempah-rempah dijual dengan harga mahal karena kemampuannya dalam mengatasi dan mencegah berbagai macam penyakit, tak terkecuali sejenis bumbu masakan yang disebut sebagai ketumbar.

Memiliki nama ilmiah Coriandrum sativum, ketumbar dikenal oleh orang Barat dengan nama coriander, sementara daunnya disebut cilantro. Tetapi secara rata-rata, penduduk dunia mengenalnya dengan sebutan coriander seeds untuk bijinya, dan coriander leaves untuk daunnya.

Rempah-rempah ini sekarang sudah banyak digunakan dalam berbagai macam makanan di hampir seluruh penjuru dunia. Tetapi bagi orang India, Timur Tengah, dan Asia seperti Indonesia, mereka sudah menggunakannya semenjak lama. Jadi tak heran jika orang tua kita dulu lebih kuat secara fisik karena pola makannya yang begitu menyehatkan.

Padahal nenek moyang kita pada saat itu mungkin belum mengenal manfaatnya secara spesifik dikarenakan kemajuan dunia medis dan informasi yang masih terbatas. Berbeda dengan zaman sekarang yang sudah banyak bukti bahwa coriander ternyata mampu membawa manfaat bagi siapa saja yang memakannya.

Ketumbar yang memiliki banyak manfaat
Ketumbar, kecil tapi ampuh

Tanpa berlama-lama lagi, berikut adalah manfaat kesehatan yang bisa anda dapatkan dengan mengonsumsi rempah ketumbar dalam jangka panjang.

1. Mengurangi Gula Darah

Merasa khawatir jika kadar gula darah anda yang tinggi berkembang menjadi diabetes tipe-2? Maka cobalah mulai membiasakan diri mengurangi makanan manis sembari meningkatkan asupan rempah-rempah seperti ketumbar.

Baik biji, minyak, atau ekstrak ketumbar sudah terbukti mampu membantu mengurangi gula darah secara ampuh dengan cara mempromosikan aktivitas enzim yang membantu menghilangkan kelebihan gula dalam darah.

Misalnya dalam sebuah penelitian terhadap tikus gemuk penderita gula darah tinggi menemukan bahwa setelah diberikan ekstrak biji ketumbar sebanyak 20 mg/kg dari beratnya mampu mengurangi gula darah sebanyak 4 mmol/L hanya kurun waktu 6 jam saja.  

Selain itu, menurut sebuah penelitian yang dipublikasian di jurnal Food Chemistrymenuliskan bahwa dikarenakan adanya efek stimulasi ketumbar pada kelenjar endokrin, maka sekresi insulin pun bisa meningkat di pankreas, yang kemudian kadar insulin dalam darah pun bertambah.

Kondisi ini akan mengatur asimilasi dan penyerapan gula yang tepat pada darah anda, sehingga bisa menurunkan kadar gula darah berlebih secara signifikan. Tentunya ini sangat menguntungkan bagi anda yang tengah menderita diabetes atau masalah kesehatan terkait gula darah lainnya.

READ  7 Manfaat Makan Daging Sapi Bagi Otot dan Melawan Penyakit

2. Meningkatkan Sistem Imunitas

Kandungan antioksidan yang dimiliki ketumbar tentunya mampu mencegah kerusakan selular yang disebabkan oleh radikal bebas. Tak hanya itu saja, peradangan yang merupakan efek samping dari sistem imunitas pun bisa diatasi dengan mudah.

Beberapa senyawa yang paling berperan penting terhadap efek tersebut diantaranya terpinene, quercetin, dan tokoferol yang ketiganya memiliki efek anti-kanker, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan neuro-protektif.

Sebuah tes tabung bahkan memperjelas efek antioksidan tersebut di mana menyebutkan bahwa ekstrak biji ketumbar mampu memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker pada paru-paru, prostat, payudara, dan usus besar.

3. Mendukung Kesehatan Jantung

Dua faktor resiko terbesar seseorang terkena penyakit jantung bahkan bisa dikurangi secara drastis, yaitu tekanan darah dan kadar kolesterol LDL tinggi.

Ekstrak ketumbar tersebut nampaknya bertindak sebagai diuretik, yang mana akan membantu tubuh anda membersihkan dirinya sendiri dari kelebihan natrium dan air. Efek ini kemudian bisa mengurangi tekanan darah anda.

Pastinya anda pernah mendengar bahwa kelebihan natrium sangatlah buruk bagi kesehatan jantung seseorang. Maka dari itulah, dengan mengurangi kadarnya dari dalam tubuh, maka anda pun bisa terhindar dari penyakit mematikan tersebut secara langsung.

Faktanya, di daerah yang penduduknya lebih banyak mengonsumsi ketumbar bersama rempah-rempah lainnya cenderung memiliki kasus penyakit jantung yang lebih rendah.  

4. Menjaga Kesehatan Otak

Kebanyakan gangguan dan penyakit terkait otak seperti Parkinson, Alzheimer, dan multiple sclerosis sangatlah berhubungan erat dengan peradangan. Jadi tak heran jika ketumbar dengan efek anti-radang yang dimilikinya bisa menjadi penjaga alami dari ketiga penyakit otak tersebut.

Bahkan sebuah penelitian terhadap tikus mencatat bahwa daun ketumbar mampu meningkatkan daya ingat, yang nantinya bisa diaplikasikan bagi penderita penyakit Alzheimer.

5. Mengurangi Kadar Kolesterol

Biji ketumbar mengandung asam yang sangat bermanfaat bagi tubuh anda, seperti asam linoleat, asam oleat, asam palmitat, asam stearat, dan asam askorbat (vitamin C). Menurut The Journal of Environmental, semua jenis senyawa ini sangatlah efektif dalam mengurangi kadar kolesterol dalam darah anda.

Salah satu yang paling banyak berpengaruh adalah turunnya kadar kolesterol jahat LDL yang biasanya terdapat di sepanjang dinding bagian dalam arteri dan vena anda. Jika kadarnya terlalu tinggi, maka anda pun bereisko terkena penyakit kardiovaskular yang sangat serius seperti serangan jantung, aterosklerosis, dan stroke.

READ  Beberapa Rahasia Produk Herbal Ini Pasti Anda Belum Tahu

Dan di saat yang bersamaan, ketumbar pun mampu meningkatkan kadar kolesterol baik HDL yang bertanggung jawab sebagai garis pertahanan dalam mencegah tubuh anda terkena berbagai macam kondisi berbahaya.

6. Meringankan Diare

Minyak esensial yang ditemukan di dalam ketumbar mengandung komponen menakjubkan seperti borneol dan linalool, yang mana keduanya bisa membantu meningkatkan kesehatan pencernaan, fungsi hati, dan mengikat usus.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di Ethnobotanical Leaflets menuliskan bahwa kedua komponen tersebut mampu membantu dalam meredakan diare yang disebabkan oleh mikroba dan jamur. Hal ini karena beberapa komponen seperti cineole, borneol, limonene, alfa-pinene, dan beta-phellandrene semuanya memiliki efek anti-bakteri.

Rempah-rempah ini juga bahkan sudah sering digunakan sebagai pengobatan tradisional dalam melawan mual, muntah dan gangguan perut lainnya.

7. Mengatur Tekanan Darah

Penelitian dari Journal of Ethnopharmacology secara jelas menunjukkan bahwa ketumbar secara positif mampu membantu menurunkan tekanan darah seseorang.

Dengan cara meningkatkan interaksi antara ion kalsium dengan asetilkolin (neurotransmitter yang terdapat pada sistem saraf perifer dan pusat), maka mampu melemaskan ketegangan pada pembuluh darah sehingga mengurangi kemungkinan seseorang terkena penyakit kardiovaskular termasuk serangan jantung dan stroke.

8. Terhindar Dari Salmonella

Salmonella merupakan salah satu penyebab keracunan makanan paling berbahaya di seluruh dunia, sehingga sangat penting tubuh anda menjaga dirinya sendiri dari bakteri yang satu ini.

Ketumbar sendiri memiliki tingkat duodenum yang sangat tinggi, atau senyawa alami sebagai antioksidan dengan kekuatan dua kali lipat untuk mengatasi penyakit yang disebabkan oleh salmonella. Teori ini tentunya sudah dikonfirmasi oleh sebuah penelitian dari University of California di Berkeley.

9. Mendukung Kesehatan Tulang

Sebagai jenis rempah-rempah yang kaya akan kalsium, ketumbar pun menjadi bumbu yang sangat baik bagi tulang anda. Kalsium tersebut bersama dengan jenis mineral penting lainnya dapat membantu pertumbuhan kembali tulang dan daya tahan tubuh terhadap osteoporosis.

Jadi, menambahkan bumbu ini ke dalam makanan anda secara langsung bisa mendukung dan menjaga kesehatan tulang seiring dengan berjalannya usia anda. Dengan terhindarnya anda dari osteoporosis, maka anda pun akan mengurangi resiko terkena patah tulang di kemudian hari.

Leave a Comment