9 Jamu Herbal Khas Indonesia Yang Diteliti Orang Luar dan Mendunia

Jauh sebelum orang barat menemukan obat-obatan dan vaksin virus, nenek moyang kita sudah mampu menciptakan berbagai macam obat tradisional yang mampu melawan berbagai macam penyakit.

Meskipun obat yang mampu menyembuhkan segala penyakit nampak seperti omong kosong belaka, tetapi berbeda dengan orang Indonesia yang sudah bisa melakukannya semenjak berabad-abad silam. Salah satu alasannya datang dari sistem kekebalan tubuh.

Sebenarnya, manusia sudah memiliki sistem pertahanan alami yang dikenal dengan antibodi atau imunitas. Dengan meningkatkan kepekaan sistem tersebut terhadap virus dan bakteri, secara otomatis mampu mencegah dan menyembuhkan penyakit yang mungkin tengah anda alami.

Bahkan virus covid-19 yang sekarang tengah mewabah saja bisa diatasi dengan sistem imunitas dan antibodi dari tubuh kita. Tetapi sayangnya, setiap orang memiliki tingkat imunitas yang berbeda, sehingga beberapa dari kita cenderung lebih rentan terhadap serangan virus dan bakteri yang masuk ke dalam tubuh.

Untungnya, masih banyak sekali cara-cara alami yang bisa anda lakukan untuk mengatasi berbagai macam penyakit secara berdasarkan pengobatan yang didapatkan dari nenek moyang kita secara turun-menurun.

Bahkan para ahli kesehatan dari luar negeri saja sampai menelitinya dan memperlihatkan hasil yang positif! Mau tau apa saja itu? Berikut adalah obat tradisional asli Indonesia yang telah mendunia.

1. Jamu Kunyit dan Asam Jawa

Seringkali kita temukan dalam makanan khas Indonesia, kunyit juga ternyata mampu memberikan anda manfaat kesehatan karena memiliki anti-radang dan antioksidan. Peradangan sendiri biasanya merupakan reaksi dari sistem kekebalan tubuh, sehingga akan sangat dibutuhkan ketika tubuh anda tengah menyembuhkan dirinya sendiri dari penyakit.

Jika kunyit tersebut dikombinasikan dengan asam jawa, maka dapat anda gunakan sebagai obat nyeri haid, inflamasi, tekanan darah tinggi, dan masih banyak lagi. Beberapa orang bahkan menggunakannya sebagai herbal untuk menurunkan berat badan.

Untuk membuat jamu ini, anda bisa menyeduh kunyit yang telah diparut dan dicampurkan dengan serbuk asam jawa dengan jumlah yang sama. Tambahkan pula gula aren dan garam secukupnya.  

2. Temuwalak

Dikarenakan rempah-rempah ini asli berasal dari negara kita, para peneliti pun menyebutnya dengan nama “Java Ginger”, yang berarti “jahe dari Jawa” dan telah digunakan oleh nenek moyang kita selama beratus-ratus tahun untuk meningkatkan kesehatan tubuh.

Jamu yang terbuat dari temulawak pun sudah digunakan dimulai dari mengatasi mual, pusing, dan gejala flu, hingga penyakit kronis seperti penyakit hati, hipertensi, diabetes, dan kanker. Rempah-rempah kuning ini juga bisa digunakan untuk meningkatkan nafsu makan bagi anak-anak anda yang susah makan.

Untuk membuat jamu temulawak, anda hanya tinggal menumbuknya hingga halus dan dicampurkan ke dalam air bersama dengan asam jawa dan gula aren. Kemudian didihkan hingga menyisakan air setengahnya.

3. Jamu Beras Kencur

Jamu ini masih menduduki tingkat pertama sebagai herbal yang paling difavoritkan oleh orang Indonesia. Selain rasanya yang enak dan menyegarkan, jamu beras kencur pun memiliki berbagai macam manfaat kesehatan.

Kencur, atau dikenal pula dengan jahe aromatik atau jahe pasir sangatlah kaya akan zinc dan sumber mineral lainnya. Jika dikombinasikan dengan beras dan rempah-rempah lainnya, maka minuman herbal ini bisa membantu menjaga kolesterol, mengontrol peradangan, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan.

Untuk membuatnya, pertama-tama anda harus menyiapkan bulir beras dengan cara merendam beras selama 3 jam. Kemudian seduh kencur dengan sedikit kunyit, asam jawa, jahe, dan gula aren ke dalam air. Setelah mendidih, saring semua bahan dan haluskan menjadi satu, lalu seduh sekali lagi. Jamu beras kencur yang menyehatkan pun siap anda minum.

4. Jamu Cabai Jawa

Jamu ini menggunakan sejenis tanaman bernama Piper retrofractum, atau lebih dikenal dengan sebutan cabai puyang, cabai jawa, atau cabe bali. Sering digunakan sebagai bumbu pada makanan tradisional, ramuan ini juga sangatlah berkhasiat dalam mengatasi rasa pegal atau kekakuan pada tubuh.

Tingginya kadar zat besi dan didukung dengan jenis nutrisi lainnya membuat cabai jawa mampu membantu tubuh anda dalam memproduksi lebih banyak sel darah merah sehingga bisa mencegah anemia.

Untuk membuatnya, anda tinggal menghaluskan cabai jawa yang sudah disiapkan, atau dikeringkan terlebih dahulu dan kemudian direbus ke dalam air. Tambahkan madu atau gula aren secukupnya sesuai selera anda.

5. Pahitan

Sesuai namanya, pahitan merupakan segala macam bentuk jamu yang terasa pahit karena dibuat dari berbagai macam jenis daun, terutama sambiloto, brotowali, meniran, lempuyang, dan masih banyak lagi dalam dosis kecil.

Meskipun rasanya yang bisa membuat anda mengerutkan kening, menaikkan hidung, dan membuka mata lebar-lebar, tetapi khasiat dari pahitan sudah teruji selama berabad-abad untuk membantu menurunkan kadar gula darah yang tinggi, kolesterol, dan mengatasi masalah sistem pencernaan.

Anda juga bisa menggunakannya untuk mengatasi ketidaknyamanan terhadap berbagai macam kondisi termasuk luka terbuka, demam, kekakuan, dan sakit kepala.

6. Kumis Kucing

Kumis kucing yang memiliki nama ilmiah Orthosiphon aristatus ini merupakan ramuan obat tropis yang seringkali digunakan dalam resep pengobatan, baik tradisional maupun modern.

Selain mengandung nutrisi yang sangat banyak, kumis kucing menjadi begitu populer karena mudah untuk dirawat, sehingga siapapun bisa menanamnya di belakang atau halaman rumah mereka.

Kumis kucing harus diolah dengan cara yang berbeda untuk setiap masing-masing penyakit yang mungkin tengah anda derita. Tetapi sebagian besar bisa anda seduh dijadikan teh untuk membantu mengatasi diabetes, darah tinggi, demam, dan bahkan gejala PMS. Ditambah lagi teh kumis kucing cenderung aman untuk dikonsumsi setiap hari hingga gejala dari masalah kesehatan anda mereda.

Berbagai jenis jamu

7. Uyup-Uyup

Minuman herbal ini sangatlah terkenal di kalangan ibu menyusui karena nutrisinya mampu meningkatkan produksi dan kualitas ASI. Selain itu, uyup-uyup atau gepyokan juga bisa menghilangkan bau badan yang tidak sedap dan meredakan gangguan pencernaan.

Untuk membuat jamu uyup-uyup, gunakan campuran kencur, jahe, temulawak, cabai puyang, dan kunir. Cincang semua bahan dan lalu haluskan. Setelah itu seduh dalam air panas. Anda juga bisa menambahkan gula aren agar bersahabat dengan lidah anda.

8. Sarabba

Di Sulawesi Selatan, tempat minuman ini berasal, penduduk setempat senantiasa menikmati sarabba setiap hari, terutama pada acara-acara khusus. Selain rasanya yang khas, sarabba pun bisa memberikan efek menghangatkan bagi tubuh dan cocok dikonsumsi saat cuaca dingin.

Dengan begitu, beberapa masalah kesehatan pun bisa teratasi secara alami seperti flu, meningkatkan stamina yang loyo, dan mendukung sistem kekebalan tubuh.

Untuk membuat sarabba yang pedas dan nikmat, rebuslah air dengan potongan jahe, serai, dan kayu manis. Lalu tambahkan pula gula aren dan merica bersama santan. Rebus hingga mendidih kurang lebih 10 menit. Di menit-menit terakhir, jangan lupa masukkan kuning telur di atasnya, dan kemudian sajikan secara langsung.

9. Jamu Kudu-Laos

Dua bahan utama jamu ini adalah laos (lengkuas) dan mengkudu (Morinda citrifolia). Selain memberikan efek hangat bagi tubuh anda, minuman herbal tradisional ini pun bisa membantu anda meredakan berbagai macam ketidaknyamanan di perut termasuk kram saat haid.

Jamu kudu dan laos bisa dikonsumsi baik oleh orang dewasa maupun anak-anak. Jika anda mampu meminumnya secara teratur, maka bisa membantu mengatasi hipertensi dan meningkatkan nafsu makan.

Untuk membuatnya, cincang laos dan mengkudu untuk diseduh bersama. Bisa juga ditambahkan bahan lain seperti asam jawa, bawang putih, cabai puyang, garam, dan merica sesuai selera anda.

Leave a Comment

Exit mobile version