8 Nutrisi Penting Untuk Melancarkan Peredaran Darah

Aliran darah yang normal akan memungkinkan sel, jaringan, dan organ tubuh kita senantiasa mendapatkan oksigen dan nutrisi penting setiap waktu. Artinya, proses ini merupakan salah satu hal terpenting yang harus anda jaga dengan berbagai macam cara.

Karena jika anda memiliki aliran darah yang tidak normal, maka bisa mendatangkan berbagai macam gangguan hingga penyakit berbahaya. Beberapa tanda pertama yang mungkin akan anda rasakan seperti:

  • Mati rasa, kesemutan, atau rasa dingin di area tangan dan kaki.
  • Perut, lengan, kaki atau pergelangan kaki yang membengkak.
  • Masalah pencernaan.
  • Kelelahan
  • Kram atau nyeri otot.
  • Kulit pucat atau membiru.
  • Waktu penyembuhan yang lambat.
  • Disfungsi ereksi
  • Nyeri dada.
  • Kebingungan atau pusing.

Tentunya anda boleh memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan. Tetapi perlu diingat, langkah tersebut tentunya harus anda barengi dengan pola makan dan gaya hidup sehat.

Selain itu, anda pun bisa mengonsumsi beberapa vitamin dan suplemen untuk meningkatkan asupan nutrisi yang dibutuhkan demi melancarkan aliran darah anda.

jantung pemompa darah

Dan berikut adalah beberapa nutrisi yang harus anda dapatkan untuk meningkatkan aliran darah anda menurut para ahli kesehatan dan penelitian.

1. Vitamin B3

Salah satu jenis vitamin yang sangat penting untuk melancarkan aliran darah anda adalah vitamin B3 atau niasin. Jenis nutrisi ini bisa bekerja dengan berbagai macam cara, seperti:

  • Meningkatkan fungsi pembuluh darah.
  • Menurunkan kadar kolesterol jahat dari dalam darah.
  • Mengurangi peradangan dari dalam pembuluh darah.

Peradangan yang terjadi di dalam pembuluh darah anda bisa berubah menjadi sebuah kondisi berbahaya yang disebut dengan aterosklerosis, yang mana nantinya akan merusak atau menyempitkan pembuluh darah anda.

Untungnya, menurut National Institute of Health (NIH) menjelaskan bahwa asupan vitamin B3 bisa membantu anda mengurangi kadar kolesterol dan trigliserida, meskipun tidak secara langsung mengurangi resiko seseorang terkena serangan jantung atau stroke. Tetapi dalam jangka panjang asupan vitamin B3 masih sangat disarankan untuk membalikkan efek berbahaya tersebut.

Adapun asupan harian yang disarankan adalah 35 miligram per hari bagi orang dewasa.

2. Zat Besi

Tubuh kita membutuhkan zat besi untuk berbagai macam proses di tubuh. Seperti milsanya dalam memproduksi hemoglobin dan myoglobin. Hemoglobin sendiri merupakan protein dalam darah yang membantu membawa oksigen ke seluruh tubuh anda, sementara myoglobin secara khusus membawa oksigen dari paru-paru ke dalam otot anda.

READ  11 Makanan Mengenyangkan Ini Membantu Diet Anda

Tetapi banyak orang yang tidak tahu jika zat besi pun dibutuhkan untuk membuat jaringan ikat termasuk yang ada di dalam pembuluh darah anda, sehingga memungkinkannya mengontrol tekanan darah agar tetap seimbang.

Tetapi perlu berhati-hati dalam mengkonsumsi suplemen zat besi, karena jika kebanyakan malah akan memberikan efek negatif seperti muntah, pingsan, dan bahkan koma. Untuk amannya, pastikan dosis hariannya tidak melebihi 45 mg.

3. L-arginine

L-arginine merupakan sejenis asam amino semi esensial yang bisa anda temukan dari dalam daging dan kacang-kacangan. Fungsinya adalah untuk menstimulasi pelepasan oksida nitrat, yaitu senyawa yang bertanggung jawab dalam merileksasikan otot polos pada dinding pembuluh darah seseorang.

Artinya, L-arginine sangatlah dibutuhkan untuk menjaga agar aliran darah anda tetap lancar. Teori ini tentunya sudah didukung oleh berbagai macam penelitian.

Misalnya, seorang penulis dari ulasan penelitian di tahun 2016 menemukan bukti bahwa asupan suplemen L-arginine mampu mengurangi tekanan darah sistolik dan diastolik secara bersamaan.

Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, pastikan anda mengkonsumsi L-arginine bersama dengan vitamin B. Hal ini karena menurut penelitian lainnya menyebutkan bahwa kelemahan L-arginine tidak mampu mendorong pelepasan oksida nitrat tanpa kadar asam folat, vitamin B6, dan vitamin B12 yang cukup di tubuh seseorang.

4. Asam Lemak Omega-3

Dua jenis asam lemak omega-3 bernama asam eikosapentaenoat (EPA) dan asam dokosa heksaenoat (DHA) juga mampu mendorong agar tubuh melepaskan oksida nitrat, yang kemudian akan membantu merileksasikan pembuluh darah dan meningkatkan peredaran darah seseorang.

Menurut sebuah penelitian di tahun 2014 bahkan menemukan bahwa para pria sehat yang mengonsumsi 2,2 gram EPA dan 1,4 gram DHA dari dalam suplemen minyak ikan setiap hari selama 4 minggu ternyata mampu meningkatkan peredaran darah pada kaki mereka setelah latihan.

Tetapi Food and Drug Administration (FDA)menyarankan agar kita tidak mengambil EPA dan DHA keduanya secara langsung lebih dari 3 gram per hari, baik itu dari makanan maupun suplemen.

5. Capsaicin

Bagi anda yang doyan mengkonsumsi makanan pedas yang terbuat dari sambal atau cabai pasti bisa mendapatkan asupan nutrisi ini secara cukup setiap harinya. Makanan pedas memang bisa membuat perut anda sakit jika dimakan dalam jumlah besar. Tetapi jika kadarnya cukup, maka anda bisa memetik beberapa manfaat capsaicin seperti:

  • Mengurangi kerusakan radikal bebas dan peradangan.
  • Meningkatkan kesehatan vaskular (sistem tubuh yang berhubungan dengan pembuluh darah).
  • Menurunkan tekanan darah.
  • Mengurangi kadar kolesterol.
  • Mengurangi senyawa penyebab peradangan di dalam jaringan darah.
READ  Kenali 6 Manfaat Suntik Vitamin C

Tetapi jika anda kurang menyukai makanan pedas atau bahkan tidak mampu mengonsumsinya, anda juga boleh mendapatkannya dari suplemen. Tetapi harap berhati-hati terhadap beberapa efek samping yang mungkin anda rasakan seperti sakit perut, sensasi perut terbakar, mual, dan perut kembung.

6. Quercetin

Sejenis antioksidan yang disebut flavonoid disebut-sebut mampu membantu mengurangi resiko berbagai macam penyakit yang berhubungan dengan kardiovaskular atau jantung.

Bahkan dalam sebuah penelitian in vitro memperlihatkan bahwa quercetin yang terdapat dari dalam bawang ternyata memiliki kemampuan dalam memperbaiki disfungsi dinding pembuluh darah yang terkait dengan aterosklerosis, yang merupakan salah satu penyebab utama seseorang terkena serangan jantung.

Penelitian kecil di tahun 2013 lainnya melibatkan 23 pria sehat yang mengkonsumsi 4,3 gram ekstrak bawang (51 mg quercetin) per hari selama 30 hari mampu menunjukkan peningkatan pelebaran pembuluh darah setelah makan.

7. Kurkumin

Kurkumin bisa disebut sebagai fenol alami, atau sejenis antioksidan yang bisa anda temukan dari dalam bumbu kunyit. Bagi kita orang Indonesia, pastinya sudah tidak asing lagi dengan makanan yang dicampur dengan bumbu masakan khas yang satu ini, sehingga tak heran jika makanan khas Indonesia juga bisa menjadi obat alami bagi anda.

Salah satu kemampuan kurkumin tentunya mampu mendukung melancarkan peredaran darah anda.

Hal ini dibuktikkan oleh sebuah penelitian di tahun 2017 yang melibatkan sebanyak 39 orang dewasa sehat, di mana mereka diberikan 2000 mg kurkumin per hari selama 12 minggu berturut-turut. Di akhir penelitian, para subjek pun mengalami peningkatan pada elemen fungsi pembuluh darah mereka.

8. Allicin

Kita sudah tahu bahwa bawang putih merupakan salah satu jenis sayuran yang paling menyehatkan yang tersedia di muka bumi ini. Manfaatnya tersebut datang dari antioksidan dan agen anti-radang yang disebut sebagai allicin.

Agen tersebut pun tentunya mampu membantu merileksasikan dan memperlebar pembuluh darah seseorang jika dikonsumsi secara teratur setiap harinya.

Leave a Comment