8 Cara Alami Mengatasi Asam Urat dan Encok

Banyak orang mengira bahwa asam urat merupakan sejenis penyakit, padahal sebenarnya ia merupakan senyawa yang diproduksi oleh tubuh anda secara alami. Tetapi jika kadarnya berlebihan, tentunya bisa mendatangkan penyakit seperti gout atau encok.

Kadar asam urat berlebih tersebut akan membentuk kristal di persendian anda, terutama di area kaki dan jempol kaki, sehingga menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri yang parah.

Meskipun beberapa orang mengharuskan mereka memeriksakan diri ke dokter saat terkena encok, tetapi perubahan pola makan dan gaya hidup juga bisa membantu anda mengatasi penyakit ini. Tentunya dengan cara mengurangi kadar asam urat itu sendiri.

Lantas bagaimana cara kita mengurangi asam urat secara alami tanpa harus pergi ke dokter? Berikut adalah tips-tips yang bisa anda gunakan.

1. Kurangi Makanan Purin

Purin merupaan senyawa yang muncul secara alami di dalam beberapa jenis makanan. Saat tubuh anda mencerna purin tersebut, maka akan memproduksi asam urat di saat yang bersamaan. Proses memetabolisme makanan yang mengandung purin tentunya bisa beresiko anda terkena encok.

Jadi, pastikan anda menghindari jenis makanan purin jika ingin mengurangi kadar asam urat di tubuh anda. Beberapa diantaranya adalah:

  • Hewan liar, seperti rusa.
  • Ikan trout, tuna, haddock, sarden, ikan teri, remis, dan herring.
  • Minuman beralkohol dalam jumlah besar, termasuk bir.
  • Makanan tinggi lemak seperti bacon, produk susu, dan daging merah (termasuk dagin sapi muda).
  • Jeroan, misalnya hati.
  • Makanan dan minuman manis.

2. Pilih Makanan Rendah Purin

Sebagai gantinya, pastikan anda mengkonsumsi berbagai macam jenis makanan yang rendah akan kandungan purin. Dengan mengubah pola makan seperti ini, beberapa orang mampu berhasil mengurangi kadar asam urat di tubuh atau mencegah gejala penyakit encoknya menjadi semakin parah.

Beberapa jenis yang direkomendasikan oleh para ahli kesehatan adalah:

  • Produk susu rendah atau bebas lemak.
  • Kacang-kacangan.
  • Buah-buahan dan sayuran.
  • Kopi.
  • Gandum utuh seperti nasi, roti, dan kentang.

Perubahan pola makan ini memang tidak akan menyembuhkan anda dari penyakit encok, tetapi bisa mencegahnya kumat.

Selain itu, faktor lainnya seperti genetik juga sangatlah memainkan peran penting. Ras Afrika-Amerika cenderung lebih rentan terkena encok dibandingkan dengan ras lainnya. Kaum wanita yang sudah memasuki menopause dan orang-orang berbadan gemuk juga memiliki resiko lebih tinggi terkena.

READ  9 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas yang Tak Boleh Disepelekan

3. Hindari Obat-obatan

Jika anda tengah menjalani pengobatan tertentu, maka anda pun memiliki resiko tinggi terkena asam urat jika dokter anda meresepkan beberapa jenis obat-obatan seperti:

  • Obat diuretik seperti furosemide (Lasix) dan hydrochlorothiazide.
  • Obat yang menekan sistem kekebalan, terutama sebelum atau sesudah transplantasi organ.
  • Aspirin dosis rendah.

Tentunya dokter anda memiliki alasan tersendiri mengapa mereka meresepkan obat-obatan tersebut kepada anda. Jadi, pastikan anda untuk kembali berkonsultasi dengan dokter jika obat-obatan tersebut memang menyebabkan anda terkena asam urat untuk mendapatkan solusi yang terbaik.

4. Jaga Berat Badan yang Seimbang

Berbeda dengan obesitas yang dapat menempatkan resiko anda terkena obesitas – terutama pada anak-anak, memiliki berat badan ideal tentunya bisa mengurangi resiko encok anda kambuh dalam jangka panjang.

Selain itu, memiliki badan gemuk juga bisa membuat anda memiliki resiko terkena sindrom metabolik. Saat itu terjadi, anda rentan memiliki penyakit berbahaya seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, hingga penyakit jantung. Tak hanya itu saja, berbadan gemuk juga bisa meningkatkan asam urat dalam darah dan beresiko mengembangkannya menjadi encok.

Tetapi bukan berarti anda harus mengurangi berat badan secara drastis. Diet ketat juga bahkan bisa meningkatkan asam urat sehingga malah memperparah kondisi anda saat ini. Maka dari itulah, anda harus menjaga berat badan ideal dalam jangka panjang dengan cara mengubah pola makan dan gaya hidup menjadi lebih menyehatkan.

5. Hindari Alkohol dan Gula

Mengkonsumsi alkohol dan minuman manis dalam jumlah besar – seperti minuman bersoda dan jus dengan pemanis tambahan – sudah terkait erat dengan peningkatan resiko seseorang terkena gout.

Selain itu, alkohol dan pemanis tambahan hanya menambahkan lebih banyak kalori terhadap tubuh anda, sehingga berpotensi menggemukkan tubuh tanpa disadari. Alhasil, resiko anda meningkatkan kadar asam urat pun semakin berkali-kali lipat.

6. Minum Kopi

Perlu dicatat bahwa kebanyakan orang di luar sana selalu mengkonsumsi kopi dengan sedikit sekali pemanis, atau tanpa sama sekali. Jenis inilah yang harus anda dapatkan setiap waktu.

Beberapa penelitian bahkan mengindikasikan bahwa mereka yang senantiasa meminum kopi memiliki kemungkinan lebih rendah mengembangkan penyakit encok. Terdapat pula data dari analisa tahun 2010 yang melibatkan wanita di Nurses’ Health Study menemukan bahwa resiko encok mampu dikurangi dengan mengkonsumsi kopi secara teratur.

READ  Mengatasi Penyakit Mata Dengan Kacamata

Wanita yang mengkonsumsi 1 hingga 3 gelas kopi per hari mampu mengurangi resiko encok sebanyak 22%, sementara asupan di atas 4 gelas bahkan mencapai 57%, dibandingkan dengan orang-orang yang tidak mengkonsumsi kopi.

Tetapi di lain pihak, asupan kopi juga memiliki efek samping seperti meningkatkan resiko anda terkena penyakit ginjal kronis dan patah tulang bagi wanita. Jadi, jika anda memang sudah memiliki resiko kedua kondisi tersebut, harap mengganti kopi dengan cara lain untuk mengurangi asam urat anda.

7. Cobalah Suplemen Vitamin C

Mendapatkan asupan suplemen vitamin C juga bisa mengurangi resiko anda terkena encok. Dalam sebuah meta-analisis tahun 2011 terhadap 13 penelitian terkontrol menemukan bahwa vitamin C mampu mengurangi kadar asam urat dalam darah secara signifikan.

Berkat efek urikosurik yang dimilikinya, vitamin C tersebut mampu menurunkan konsentrasi serum asam urat di tubuh seseorang. Penelitian sendiri menggunakan 500 mg vitamin C per hari selama 2 bulan dan memperlihatkan adanya penurunan asam urat sebanyak 0,5 mg/dl bagi pasien penderita gout.

Tetapi meskipun begitu, dosis yang tepat untuk mengatasi asam urat masih belum diketahui secara pasti. Masih banyak penelitian yang dibutuhkan untuk mendukung kadar yang tepat yang boleh anda minum.

Maka dari itulah, saran paling praktis adalah dengan rajin mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, terutama jika anda doyan mengkonsumsi makanan-makanan dengan kadar purin tinggi.

8. Makanlah Buah Ceri

Selain rasanya yang manis dan lezat, buah ceri ternyata juga mampu mengurangi resiko anda terkena serangan encok, terutama bagi mereka yang sudah memiliki riwayat akan penyakit tersebut.

Dalam sebuah penelitian di tahun 2012 yang melibatkan sebanyak 633 orang penderita gout menemukan bahwa dengan mengkonsumsi buah ceri selama 2 hari berturut-turut, maka mampu mengurangi resiko serangan encok hingga 35% dibandingkan dengan mereka yang tidak memakannya.

Efek ini bahkan bisa berlaku pada siapa saja, tidak mempedulikan faktor usia, jenis kelamin, mengkonsumsi alkohol, atau tengah menjalani pengobatan tertentu. Bahkan bagi mereka yang tengah menjalani pengobatan dengan obat anti-gout seperti allopurinol, maka kombinasi dari keduanya mampu mencegah serangan gout hingga 75%.  

Leave a Comment