7 Makanan Untuk Badan Lemas dan Kelelahan Kronis

Badan yang terasa lemas dan lelah seringkali disebabkan karena adanya aktivitas panjang atau kerja seharian penuh. Tetapi jika kedua gangguan tersebut terjadi dalam jangka panjang bahkan setelah anda beristirahat secara cukup, kemungkinan terdapat penyebab lain yang mendasarinya.

Sebut saja kelelahan kronis, dimana ditandai dengan perasaan badan lemas dan lelah yang bisa disebabkan oleh pola makan dan penyakit tertentu. Di Indonesia sendiri setidaknya terdapat 150 ribu kasus per tahunnya. Parahnya, belum ada obat-obatan yang dikhususkan untuk melawan gejala yang satu ini.

Tetapi bukan berarti anda tidak bisa melakukan apapun. Faktanya, perubahan gaya hidup, pola makan, dan melakukan terapi tertentu bisa mengatasi masalah kelelahan kronis tersebut.

Kali ini, kami akan membahas pola makan atau jenis makanan apa sajakah yang harus anda dapatkan untuk melawan kelelahan atau perasaan badan lemas tersebut, yang mana sebagian besar jenisnya sangatlah sarat akan vitamin dan mineral penting bagi tubuh anda.

1. Sayuran dan Buah-buahan

Bahkan ketika anda tengah sehat, sayuran dan buah-buahan haruslah anda dapatkan setiap harinya, terlebih ketika anda tengah mengalami kelelahan kronis. Sebut saja buah pisang yang mengandung kalium, serat, vitamin, dan jumlah karbohidrat yang bisa mendorong tingkat energi anda secara alami.

Kekurangan kalium sendiri sudah terbukti bisa menjadi biang keladi seseorang terkena kelelahan dan badan lemas karena mineral ini bertugas dalam mengatur kontraksi otot di tubuh.

Ketika kadar kalium dalam darah anda rendah, maka otot yang menghasilkan kontraksipun akan melemah. Tubuh anda akan kesulitan dalam menggunakan nutrisi melalui makanan yang masuk ke dalam perut anda, sehingga kondisi lelah dan badan lemas pun akan semakin meningkat.

Beberapa jenis sayuran dan buah-buahan yang kaya akan kalium selain pisang adalah alpukat, buah bit, kubis brussels, blewah, kurma, dan lain sebagainya.

2. Minuman Tanpa Kafein

Kafein memang sangat baik bagi tubuh karena dapat meningkatkan kewaspadaan dan terhindar dari rasa kantuk. Tetapi sayangnya, jika asupan kafein – baik dari dalam kopi maupun minuman bersoda – tidak diimbangi dengan nutrisi yang baik, maka akan memberikan efek sebaliknya, yaitu tubuh yang merasa lelah dan lemas.

Selain itu, efek kafein juga bisa terbilang sementara. Ketika kadar kafein dalam tubuh anda masih tersedia, maka akan meningkatkan kewaspadaan dengan cara mengganggu proses kimiawi tertentu di otak yang mengatur siklus bangun-tidur. Namun, setelah tubuh anda berhasil memetabolisme kafein seluruhnya, maka kelelahan pun akan mendatangi anda.

Dengan kata lain, asupan kafein dari kopi haruslah memiliki badan sehat dan pola makan yang seimbang. Berbeda ketika anda tengah mengalami kelelahan kronis, badan lemas, atau kekurangan tidur, maka asupan kafein haruslah dihindari seutuhnya. 

Sebagai gantinya, anda boleh mengonsumsi minuman yang bisa meningkatkan kadar energi anda tanpa harus mengacaukan senyawa di otak, seperti misalnya susu sapi dan teh hijau.

3. Protein Tanpa Lemak

Daging merah yang dilapisi lemak tentunya dapat menambahkan kadar lemak jenuh ke dalam pola makan anda, sementara sebuah penelitian kecil telah memperlihatkan bahwa pola makan yang tinggi akan lemak jenuh telah terkait dengan buruknya kualitas tidur seseorang, yang kemudian berefek terhadap kelelahan dan stres.

Berbeda dengan daging tanpa lemak seperti daging ayam, kalkun, bebek, dan ikan, yang mana semuanya mengandung protein berkualitas tinggi dengan sedikit sekali lemak jenuh di dalamnya.

Terutama ikan dengan kandungan asam lemak omega-3 yang dimilikinya bisa meningkatkan kesehatan jantung di saat yang bersamaan. Ditambah lagi, omega-3 dapat membantu meringankan stres oksidasi dalam tubuh anda, yang seringkali menjadi biang kerok munculnya fibromyalgia dan sindrom kelelahan kronis.

4. Karbohidrat Kompleks

Karbohidrat termasuk ke dalam makronutrisi yang harus anda dapatkan setiap harinya. Tetapi jarang orang tahu jika “calon gula” ini pun memiliki banyak sekali jenis. Secara singkatnya, karbohidrat rafinasi adalah jenis yang buruk, sementara karbohidrat kompleks merupakan jenis padat energi yang bisa mengatasi kelelahan anda.

Femonena ini memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan gula dalam darah seseorang. Jika karbohidrat yang anda konsumsi cenderung melonjakkan darah anda secara cepat, maka akan memicu kelelahan, sehingga tak heran jika banyak orang yang mengantuk setelah makan.

Tetapi karbohidrat kompleks tidak memiliki efek yang sama, dikarenakan terdiri dari serat, vitamin, dan mineral. Saat sampai di perut, makanan ini tidak akan dicerna secepat karbohidrat rafinasi, sehingga lonjakan gula darah pun bisa dihindari.

Contoh makanan yang mengandung karbohidrat kompleks diantaranya roti gandum utuh, beras merah, quinoa, kentang rebus (bukan digoreng), jagung, dan polong-polongan.

5. Kacang dan Biji-bijian

Bingung memilih camilan saat terkena kelelahan kronis? Mulai dari sekarang, cobalah memilih kudapan seperti kacang almond, kacang Brazil, mete, hazelnut, pecan, kenari, kwaci, dan biji labu. Semua jenis camilan ini akan meningkatkan energi anda ketika badan terasa lemas. Tetapi pastikan anda memasaknya dengan direbus tanpa menambahkan garam.

Biji chia juga bisa menjadi pilihan terbaik bagi anda. Dari 2 sendok makannya saja sudah bisa memberikan karbohidrat sebanyak 24 gram dan asam lemak omega-3 sebesar 4.800 gram. Tingkat energi ini pun setara dengan jenis karbohidrat yang biasa anda temukan di dalam minuman olahraga.

Tetapi tetap berhati-hati mengenai kadarnya. Kelebihan asupan kacang tentunya bisa membebani pencernaan dan bahkan meningkatkan hormon yang berkontribusi terhadap perasaan mengantuk.

6. Air Putih

Sudah tak diragukan lagi jika air putih merupakan jenis cairan terbaik yang bisa anda dapatkan setiap hari. Dengan mendapatkan asupannya sebanyak 8 gelas per hari, maka anda pun bisa terhindar dari dehidrasi.

Sementara itu, salah satu gejala utama dari dehidrasi adalah kelelahan, bersama dengan tanda lainnya berupa pusing dan sulit berkonsentrasi. Hal ini karena tubuh anda membutuhkan cairan yang cukup untuk mendapatkan tingkat energi dan fungsi yang optimal.

7. Suplemen Vitamin

Asupan suplemen bisa anda jadikan pilihan terakhir jika asupan makanan di atas tidak memberikan efek apapun terhadap kondisi kelelahan kronis anda.

Salah satu yang boleh anda coba adalah suplemen vitamin B12 yang berguna dalam membantu mengubah makanan yang anda makan menjadi energi, sehingga sel-sel anda lebih mudah dalam menggunakannya.

Asupan vitamin B12 yang cukup juga bisa membuat anda terhindar dari penyakit kurang darah tipe anemia defisiensi nutrisi, yang mana memiliki gejala berupa kelelahan dan badan yang lemas.

Beberapa jenis lainnya yang tidak begitu terkenal diantaranya Ashwagandha, Rhodiola Rosea, CoQ10, zat besi, kreatin, citrulline, bubuk akar bit, melatonin, dan tirosin. Jika nama-nama ini membuat anda merinding, alangkah lebih baik jika berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Setiap suplemen memiliki caranya tersendiri dalam meningkatkan energi anda. Mengonsumsi suplemen yang tidak sesuai (disebabkan karena adanya gangguan tertentu di tubuh) bisa memberikan efek samping yang tidak boleh anda sepelekan begitu saja.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *