6 Makanan Ini Wajib Dikonsumsi Oleh Para Penderita Asam Urat

Asam urat atau gout merupakan bentuk artritis yang sangat menyakitkan diakibatkan hadirnya asam urat yang menumpuk dan membentuk kristal di persendian anda. Asam urat tersebut tercipta setelah tubuh anda memecah zat bernama purin yang datang dari berbagai macam jenis makanan.

Dengan begitu, salah satu hal yang harus anda lakukan untuk mengatasi kadar asam urat berlebih di tubuh tentunya dengan mengurangi asupan makanan purin, sembari mengonsumsi makanan yang sangat baik dalam melawan penyakit tersebut.

Secara garis besarnya, terdapat 4 langkah yang bisa mencegah kambuhnya asam urat di tubuh anda, diantaranya:

  • Dapatkan berat badan ideal.
  • Jalani gaya hidup dan pola makan yang sehat.
  • Hindari asupan makanan sumber purin.
  • Tingkatkan asupan makanan yang dapat mengontrol kadar asam urat di tubuh.

Adapun beberapa jenis makanan yang harus anda hindari termasuk minuman keras, daging merah, daging jeroan, seafood, dan produk tinggi fruktosa terutama soda.

Jika anda mampu menghindari asupan makanan sumber purin tersebut, langkah selanjutnya adalah dengan meningkatkan asupan makanan yang dapat membantu mengurangi asam urat secara signifikan.

Adapun beberapa makanan untuk para penderita asam urat telah kami rangkum di bawah ini secara lengkap.

1. Produk Susu Tanpa Lemak

Susu sapi termasuk ke dalam salah satu jenis minuman tersehat dan terpopuler yang banyak dikonsumsi oleh penduduk dunia, dan mungkin termasuk anda. Tetapi susu utuh tidak bisa dikonsumsi oleh para penderita asam urat karena cenderung tinggi akan lemak.

Sebagai gantinya, anda boleh mengonsumsi susu rendah lemak seperti susu skim atau jenis yang telah difermentasi seperti yogurt.

Gaya hidup dan pola makan sangatlah berpengaruh secara signifikan terhadap kambuhnya gejala asam urat anda. Faktanya, penelitian baru-baru ini bahkan menemukan bahwa yogurt dan susu rendah lemak lainnya mampu mengurangi resiko asam urat sekaligus terkait dengan asam urat serum yang lebih rendah.

Sementara menurut Arthritis Foundation mengatakan bahwa minum susu rendah lemak tidak hanya mampu mengurangi kadar asam urat dan muncul serangan gejalanya, tetapi juga akan meningkatkan ekskresi asam urat dalam urin anda. Tentunya ini berlaku bagi semua produk susu rendah lemak.

Ditambah lagi, yogurt yang mengandung bakteri menguntungkan bernama Lactobacillus gasseri PA-3 mampu mengatasi kadar serum asam urat diantara para pasien yang tengah menderita hiperuricaemia dan/atau gout.

READ  Gejala Penyakit Usus Buntu! Kok Bisa Mematikan ya?

2. Buah-buahan dan Sayuran

Tak perlu diragukan lagi jika buah-buahan dan sayuran termasuk ke dalam jenis makanan tersehat yang ada di muka bumi ini. Kedua makanan ini kaya akan serat, vitamin, mineral, serta senyawa antioksidan, sehingga bisa memberikan anda sejumlah manfaat kesehatan dimulai dari penyakit jantung, kanker, diabetes, hingga asam urat.

Menariknya, hampir semua jenis buah-buahan baik bagi gout anda, terutama buah ceri yang mampu membantu mencegah serangan gejala penyakit tersebut dengan cara mengurangi kadar asam urat dan peradangan.

Tetapi berbeda dengan sayur mayur, tidak semua dedaunan tersebut baik untuk dikonsumsi karena malah bisa meningkatkan kadar asam urat di dalam tubuh anda.

Beberapa yang harus anda hindari adalah bayam, asparagus, kacang polong, dan kembang kol. Sebaliknya, jenis-jenis ramah termasuk kentang, kacang-kacangan, jamur, terong, dan sayuran hijau lainnya bisa anda konsumsi secara teratur.

Lantas bagaimana dengan nasi? Untungnya, biji-bijian yang sudah menjadi makanan utama orang Indonesia ini cenderung aman dikonsumsi selama dalam batas wajar.

3. Minyak Esensial

Minyak goreng memang terkenal dengan lemak yang dimilikinya, sehingga tak baik jika dikonsumsi ketika anda tengah menderita asam urat. Tetapi lain lagi jika berbicara mengenai minyak esensial yang malah memberikan efek sebaliknya terhadap penyakit tersebut.

Sebut saja minyak esensial kayu manis Cina atau minyak cassia yang telah digunakan sebagai obat dalam mengurangi peradangan di tubuh, sehingga mendukung kesembuhan anda dari gejala gout yang menyakitkan.

Penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa minyak cassia mampu mengurangi kadar asam urat secara signifikan, sekaligus mencegah kambuhnya gejala penyakit gout di kemudian hari.

Adapun beberapa jenis minyak yang bisa anda gunakan diantaranya minyak serai, minyak biji seledri, ekstrak minyak yarrow, ekstrak daun zaitun, ekstrak biota orientalis, ekstrak jahe, dan minyak kayu manis Cina (cassia).

4. Telur

Bersyukurlah karena telur tidak termasuk ke dalam jenis makanan yang dilarang bagi para penderita asam urat, mengingat kandungan nutrisinya yang tidak boleh anda lewatkan setiap hari.

Bahkan bagi para penderita asam urat, telur merupakan makanan wajib untuk mengatasi masalah kondisi kesehatan tersebut.

Disamping rendah akan purin, teman sarapan yang satu ini pun sangatlah tinggi akan protein berkualitas tinggi, bersama dengan kesembilan asam amino esensial yang tubuh anda tidak mampu memproduksinya secara alami, sehingga anda pun harus mendapatkannya melalui makanan.

READ  Hati-hati! 8 Kondisi Ini Bisa Menyebabkan Mata Terasa Gatal

Secara spesifiknya, telur dan produk susu mengandung purin sebanyak kurang dari 13 mg per 100 gramnya. Jika dibandingkan dengan kebanyakan jamur – kecuali jenis shiitake dan hiratake – yang mengandung purin hingga 98,5 mg per 100 gramnya.

Dengan begitu, telur bisa kita masukkan ke dalam jenis makanan rendah purin yang baik bagi para penderita penyakit asam urat.

5. Kopi

Kopi sekarang sudah menjadi makanan primer bagi orang Indonesia – dimulai dari kopi berkualitas tinggi hingga kopi sasetan yang dijual di warung sekitar rumah anda – tidak peduli jenisnya.

Sebagai sumber kafein termudah yang bisa anda dapatkan, ternyata kopi hitam pun bisa dijadikan sebagai salah satu jenis minuman terbaik bagi para penderita asam urat.

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Arthritis Care & Research di tahun 2007 menuliskan bahwa kadar asam urat dalam darah cenderung berkurang secara signifikan seiring dengan meningkatnya asupan kopi pada tubuh seseorang.

Tetapi perlu diingat bahwa asupan kopi tersebut dilakukan tanpa gula. Jadi, jika anda ingin mendapatkan manfaat yang satu ini, pastikan pilih kopi hitam dengan kadar gula seminim mungkin.

Sementara menurut Mayo Clinic, konsumsi kopi tersebut dilarang jika anda tengah menjalani pengobatan gout tertentu atau menderita penyakit lainnya yang melarang anda mendapatkan asupan kafein, seperti insomnia misalnya.

6. Teh Hijau

Sama halnya seperti kopi, teh hijau juga masih mengandung kafein tetapi dalam jumlah yang lebih kecil, sehingga bisa anda jadikan sebagai minuman alternatif pengganti kopi.

Ditambah lagi, teh hijau dengan efek antioksidan yang dimilikinya bisa memberikan anda sejuta manfaat kesehatan yang berefek positif pada gejala gout yang tengah anda alami saat ini.

Berbagai macam penelitian in-vitro menemukan bahwa teh hijau mampu menghambat aktivitas xantin oksidase yang selanjutnya menurunkan produksi asam urat dan spesies oksigen reaktif (ROS – reactive oxygen species).

Untuk memberikan hasil yang lebih efektif, anda pun boleh mencampurkan perasan jeruk lemon ke dalam teh hijau anda. Jeruk lemon juga bertugas dalam mengatasi gout secara nyata. Tetapi pastikan anda untuk tidak menambahkan jenis pemanis apapun ke dalam campuran jamu herbal tersebut.

Leave a Comment