11 Manfaat Makan Bawang Merah yang Jarang Diketahui

Negara kita Indonesia merupakan tempat yang memiliki bawang merah dalam jumlah besar. Berbeda dengan beberapa negara di luar Asia Tenggara, jenis bawang mungil ini cenderung susah untuk ditemukan.

Termasuk ke dalam keluarga allium bersama rekannya bawang putih, bentuk dan tekstur bawang merah lebih mirip seperti bawang bombai tetapi dalam ukuran yang lebih kecil. Namun dari segi manfaat dan kandungan nutrisinya, bawang merah masih unggul dalam berbagai macam aspek.

Bahkan banyak masyarakat kita yang selalu menggunakan bawang merah sebagai obat rumahan yang murah dan ampuh.

Faktanya, dari 100 gram-nya saja anda bisa mendapatkan berbagai macam nutrisi seperti vitamin B6, zat besi, karbohidrat, mangan, dan tembaga. Ditambah lagi anda pun akan menemukan sejumlah asam amino triptofan, threonine, isoleucine, leucine, dan lisin.

Jadi tak perlu diragukan lagi jika bawang merah memang bisa memberikan anda berbagai macam manfaat kesehatan yang telah kami paparkan di bawah ini secara lengkap.

1. Mengandung Antioksidan

Bawang merah mengandung sejumlah antioksidan dengan kadar yang sangat tinggi, termasuk kemferol, quercetin, dan beberapa jenis sulfur. Semua antioksidan ini akan terlepas ketika permukaan sel bawang merah tersebut terganggu, seperti diiris atau ditumbuk halus.

Sesaat setelah semua zat tersebut terlepas, kemudian mereka pun akan membentuk senyawa lain yang kita kenal sebagai allicin. Senyawa inilah yang berperan penting dalam membantu mengurangi mutasi sel dan berbagai macam jenis kanker mematikan.

Penelitian sendiri bahkan telah mengaitkan antara asupan bawang merah dengan berkurangnya resiko seseorang terkena kanker mulut, paru-paru, kolorektal, dan payudara.

2. Mengurangi Tekanan Darah

Kombinasi akan vasodilator seperti kalium dan allicin yang melepaskan oksida nitrat ke dalam tubuh anda tentunya bisa menurunkan tekanan darah secara signifikan. Vasodilator tersebut akan melemaskan dinding-dinding pembuluh darah anda sehingga memungkinkan darah mengalir secara lebih lancar dan melimpah.

Kondisi ini tentunya sangatlah diperlukan untuk menjaga tekanan darah agar tetap normal dan mendukung jantung yang sehat. Alhasil, pembekuan darah pada sistem kardiovaskular pun akan jarang terjadi, atau bahkan tidak terjadi sama sekali.

3. Membantu Mengatasi Alergi

Menariknya, bawang merah telah terbukti mampu bertindak sebagai anti-alergi berkat aktivitas anti-histamin, anti-radang, dan antioksidan yang dimilikinya.

Bahkan pada sebuah penelitian di tahun 2009 yang dipublikasikan di Journal of Medicinal Food menemukan bahwa bawang merah dan bawang bombay sangatlah efektif dalam mempengaruhi berbagai tindakan yang bertanggung jawab atas reaksi alergi.

Secara sederhananya, mengonsumsi bawang merah secara teratur dapat membuat tubuh anda kebal terhadap alergi tertentu.

4. Mengurangi Gejala Radang Sendi

Kadar rendah akan vitamin B6 sudah terkait erat dengan resiko munculnya gejala radang sendi atau rheumatoid arthritis yang terasa sangat menyakitkan.

Dengan begitu, para ahli kesehatan melalui penelitiannya senantiasa menyarankan orang-orang yang menderita radang sendi untuk selalu mendapatkan asupan vitamin B6 secara cukup karena adanya peradangan yang berlangsung lama di area sendi dan otot mereka.

Vitamin B6 tersebut kemudian akan membantu meredakan dan mengendalikan perasaan nyeri pada otot dan dan persendian diakibatkan rheumatoid arthritis.

Meskipun anda bisa menemukannya dalam bentuk suplemen, tetapi akan lebih baik jika anda mengonsumsi bawang merah saja. Bawang ini sudah mengandung 0,345 mg vitamin B6 atau sekitar 26,56% dari kebutuhan harian anda.

5. Mengatur Kadar Kolesterol

Allicin, sejenis senyawa yang terbentuk ketika bawang merah tersebut diiris dan dipotong, juga sangatlah bermanfaat dalam mengatur kadar kolesterol di dalam tubuh anda.

Secara spesifiknya, allicin tersebut akan mencegah enzim reduktase yang diproduksi di hati anda, atau enzim yang bertanggung jawab dalam memproduksi kolesterol. Dengan begitu, kadar kolesterol dalam tubuh pun bisa dikurangi secara alami.

Dengan berkurangnya kadar kolesterol total di tubuh, maka bawang merah dapat membantu mencegah anda terkena berbagai macam penyakit terkait jantung seperti aterosklerosis, penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan bahkan stroke.

6. Melawan Virus dan Bakteri

Dalam cerita-cerita rakyat zaman dulu, bawang merah digambarkan sebagai sayuran jahat yang selalu memusuhi bawang putih. Tetapi di kehidupan nyata, kedua jenis bawang ini malah bisa bekerja sama dalam melawan infeksi, virus, dan peradangan dikarenakan adanya reasi biokimia yang diproduksinya.

Bahkan para peneliti saja sudah menemukan bahwa bawang merah memiliki enzim antioksidan yang dapat melawan berbagai macam penyakit umum hingga infeksi serius yang mengancam jiwa.

7. Membantu Melawan Obesitas

Penelitian lainnya juga menemukan bahwa ekstrak etil asetat atau EEO yang ditemukan dalam bawang merah ternyata bisa menekan akumulasi lipid atau lemak sehingga bisa membantu anda dalam melawan kegemukan hingga obesitas.

Selanjutnya, dikarenakan obesitas telah terkait erat dengan penyakit jantung, diabetes, dan formasi kanker, maka secara tak langsung bawang merah pun bisa sangat bermanfaat dalam mencegah semua jenis penyakit terkait kegemukan tersebut secara ampuh dan nyata.

8. Meningkatkan Nafsu Makan

Bagi anda orang tua yang merasa khawatir terhadap si buah hati yang sulit makan, cobalah berikan suplemen zat besi untuk mengatasi masalah rendahnya nafsu makan tersebut.

Bahkan penelitian dari The Journal of Nutrition yang dilakukan di sekolah dasar Kenya memperlihatkan bahwa peningkatan nafsu makan terjadi pada anak-anak setelah diberikan suplemen zat besi. Kondisi ini pun mendukung pertumbuhan mereka yang normal. Zat besi juga tentunya bisa anda temukan dalam bawang merah.

9. Penting Bagi Kelenjar Tiroid

Tembaga yang terkandung di dalam bawang merah dengan kadar tinggi sangatlah penting untuk memastikan agar fungsi kelenjar tiroid anda tetap sehat. Tetapi pastikan anda untuk selalu menjaga kadarnya dengan cukup, karena kelebihan tembaga dalam tubuh malah akan memberikan efek sebaliknya.

Jika kadar tembaga dalam darah anda terlalu tinggi, maka berpotensi merusak kelenjar tiroid sehingga mengancam aktivitas hormonal tubuh menjadi tidak seimbang. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut pun akan berkembang menjadi penyakit yang disebut hipotiroidisme atau hipertiroidisme.

Bawang merah sendiri mengandung 0,088 mg tembaga, atau sekitar 9,78% dari asupan yang disarankan oleh para ahli kesehatan.

10. Menenangkan Saraf

Berbagai macam jenis mineral dan vitamin seperti piridoksin yang terdapat dalam bawang merah dapat membantu mendorong pelepasan GABA di otak, yang mana dibutuhkan untuk mengatur tingkat stres yang rendah sekaligus menjaga agar hormon dalam tubuh anda tetap pada tingkat yang normal.

Artinya, jika anda ingin mengurangi stres atau menenangkan pikiran anda melalui makanan, maka tingkatkan kadar GABA anda dengan cara mengonsumsi bawang merah secara teratur.

Selain itu, terdapat pula asam folat yang termasuk ke dalam jenis vitamin B dan berperan aktif dalam membantu menjaga kesehatan mental dan emosional dengan cara mengatur reaksi hormonal dan enzimatik yang terjadi di otak anda.

11. Mengurangi Gejala PMS

Kebanyakan kaum wanita selalu “kedatangan tamu” setiap bulannya sebagai bagian dari siklus kesuburan yang normal. Tetapi sayangnya, siklus yang biasa disebut menstruasi tersebut seringkali mendatangkan gejala yang tidak menyenangkan, sebut saja Premenstrual Syndrome atau PMS.

Meskipun begitu, masih banyak hal yang bisa anda lakukan untuk mengatasi gangguan yang satu ini, salah satunya adalah dengan mendapatkan asupan mangan dan kalsium. Kedua mineral tersebut telah terbukti mampu mengurangi gejala terkait PMS termasuk kram perut, kram otot, kecemasan, insomnia, hingga gangguan suasana hati atau mood swings.

Bahkan dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Obstetrics and Gynecology menemukan bahwa wanita yang memiliki kadar mangan rendah dalam darahnya cenderung mengalami rasa sakit yang lebih parah selama periode PMS itu terjadi.

Untuk itulah, pastikan anda untuk selalu mengonsumsi bawang merah secara teratur demi terhindar dari gejala PMS yang menyakitkan. Hal ini karena bawang merah termasuk ke dalam salah satu jenis sumber makanan yang kaya akan mangan dengan kadar melimpah di dalamnya.

Leave a Comment

Exit mobile version